Just Kristine

Blogging, Cara Gw Bertahan Hidup…

Mengapa??? November 2, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 11:55 am
Tags: , , ,

Aku lagi sedih.

Hancur.

Hampa.

Nggak punya jawaban atas semua ini.

Pengen ditembak mati saja rasanya.

Aku bukan orang yang takut mati. Kalo memang sudah waktunya, mau apa?

Toh sekarang pun sebenarnya aku sudah mati.

Mati rasa. Jiwa. Pikir.

Haaaahhh..

Kau pikir aku setengah dewa, padahal aku manusia biasa.

Mengapa kau kira aku punya jawabnya?

 

 

Ternyata.. September 7, 2009

Filed under: bad mood, belajar dari pengalaman hidup, curhat — krisgp @ 12:08 am
Tags: , ,

Ternyata..

Bener kata Abraham Maslow bahwa perasaan ingin diterima dan diakui sebagaimana adanya kita itu merupakan kebutuhan yang hakiki dalam diri tiap manusia. Kita suka melupakan hal ini. Kita lebih cenderung untuk menilai orang berdasarkan apa yang mereka perbuat. Padahal, kita seringkali nggak tahu apa-apa tentang orang itu.

Pernah suatu kali dalam wawancara di Oprah Show, seorang ibu yang suaminya dituduh memerkosa anaknya sendiri (bukan ayah kandung anak itu) bilang gini sama Oprah ‘Kamu tidak berhak menilaiku karena kamu tidak tahu dan tidak mengalami apa yang kualami..’. Aku tadinya nggak ngerti maksud perkataan itu. ‘Nggak berhak menilai gimana?? Wong udah jelas kamu salah. Sudah jelas suamimu salah. Kenapa kami nggak berhak menilaimu??’ Begitulah kira-kira kalo aku jadi Oprah.. Tapi lama-lama aku baru menyadari maksud yang sebenarnya.

Kita gampang sekali tergoda untuk menilai atau menghakimi orang lain. Kita melihat perbuatan orang dan berkomentar. Kita denger berita tentang seseorang dan menyampaikan pendapat kita. Padahal, kita sama sekali nggak tahu apa-apa tentang orang itu. Bahkan, menurut penulis buku ‘Rahasia Kekuatan Bujukan’, kita bisa saja menghabiskan 75 tahun hidup bersama dengan seseorang dan tak mengetahui apa-apa tentang orang tersebut!

Weleh.. weleh.. Ini mungkin terlalu ekstrem. Tapi nyata. Jangankan orang lain, diri kita sendiri aja kadang kita nggak kenal.. Makanya buku self-help, motivasi, pengembangan diri dsb laris manis di pasaran kaan.. Kalo tiap orang mengenal dirinya dengan baik, kayaknya buku-buku tersebut nggak bakalan selaris itu deh..

Aku seringkali melihat juga kecenderungan ini dalam diriku. Ngeliat orang gini, sibuk ikut ngasih opini. Ngeliat orang digossipin, ikut sibuk berkomentar, padahal sih gak ada yang nanyain pendapatku.. hehe. Tapi gimana ya, kayaknya seneng aja ikut rame..

Setelah mengalami sendiri segala sesuatu yang sensasional, fantastis, bombastis, spektakuler, dahsyat, mutakhir dan terpercaya seperti Bukan Berita Bukan Empat Mata, baru deh aku ngeh dengan kata-kata si ibu yang di Oprah Show tadi.. Yup! Kita nggak berhak menilai dan menghakimi orang hanya karena kita melihat perbuatannya. Toh kita nggak tahu apa motivasinya, latar belakangnya, kebutuhan-kebutuhannya, dsb. Kita juga tidak pernah menjalani hidup seperti yang dia jalani. Jadi, kita memang tidak berhak! Tapi yah.. gimana sih, sifat dasar manusia..

Kadang aku juga gerah dengan segala tuntutan masyarakat ketimuran yang kebanyakan ‘nggak enak’ itu. (Mungkin kurang bumbu penyedap kali yee..). Kita seringkali jadi terpaksa melakukan ini dan itu karena perasaan nggak enak. Kadang, orang suka kalo kita nrimo dan ‘melakukan segala sesuatu seperti yang telah ditentukan’ bagi kita. Padahal, nggak jarang dengan melakukannya kita jadi mengesampingkan nilai-nilai dan hakekat hidup kita yang sebenarnya. Coba pikir, hanya karena ‘nggak enak’, berapa kali kita sudah korban perasaan? Berapa banyak kali kita melupakan tujuan kita yang sebenarnya? Duuh.. pusing amat sih perasaan ‘nggak enak’ ini!!!

Bukan sok western, tapi aku suka aja dengan filosofi orang barat yang straight, nggak urusan, menjunjung tinggi individualisme, dan liberal. Bukan menyangkali kodrat kita sebagai makhluk sosial, tapi nggak enak banget kan kalo segala sesuatunya harus diselesaikan keroyokan? Kenapa sih kita nggak bisa membiarkan orang lain menjadi dirinya sendiri dan menerimanya apa adanya tanpa menuntutnya menjadi seperti yang kita harapkan, atau mengkritik kekurangannya, atau menilai performanya seakan kita sendiri mampu melakukannya lebih baik daripadanya? Siapalah kita ini sebenarnya?

Well.. ada saat kita perlu untuk menampilkan yang terbaik dari diri kita. Tapi ada juga saat-saat kita seharusnya boleh mengungkapkan sisi lemah kita kepada orang lain. Toh dengan demikian kita jadi menyadari bahwa kita semua adalah manusia yang sama dan sederajat di hadapan Yang Illahi. Mengapa kita puas dengan tampilan baik dari orang lain, sementara kita menyadari bahwa itu hanyalah sesuatu yang semu? Mengapa kita suka dengan kalimat-kalimat manis padahal kita tidak tahu ketulusan hati orang yang mengucapkannya? Bukankah lebih baik kita mendengar dan melihat kejujuran walaupun menyakitkan? Mengapa kita cuma mau menerima yang baik dari seseorang dan tidak bersedia menerima kekurangan-kekurangannya?

Hmghh.. Sejujurnya aku juga capek dengan gaya hidup seperti itu. Tuntutan-tuntutan untuk selalu memberikan yang terbaik, yang sempurna, yang memuaskan.. sementara gejolak dalam diriku.. apa ada yang bersedia memahami? Krisis-krisis yang berkecamuk hebat dalam jiwaku.. apa ada seseorang yang bersedia membuka hati untuk peduli? Apa ada yang berusaha untuk mengerti? Hmghh.. sejujurnya, mungkin mengenalku pun tidak, tapi yeah.. entahlah. Sepertinya tiap orang berhak untuk mengemukakan pendapatnya masing-masing..

Kenapa sih kita suka mencari kambing hitam atas segala persoalan yang terjadi? Kenapa bukan kita sendiri yang mencari jalan keluarnya? Kenapa kita harus sibuk berkomentar, menyalahkan sana sini, menunjuk, menilai, mengkritik dan mencari pembenaran?

Hmghhh..

Siapa yang tahu di mana jawabnya? ^^

 

Jaka Tarub Mencari Cinta September 4, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 2:57 am
Tags: , , ,

Barusan nonton pagelaran Jaka Tarub Mencari Cinta di GKJ (Gedung Kesenian Jakarta), performed by class 11 Sekolah Tunas Muda. Duuuhhh.. gemes, deh.. Jadi pengen sekolah lagi.. Ngerasain seseruan proses produksi pementasan, persiapan, kesibukan, sampe terlaksananya pertunjukan kayaknya seru deh.

Yeahh.. walaupun banyak kekurangan sana-sini.. maklum anak SMA.. narinya masih kaku-kaku, banyak yang belom pada hafal gerakannya, trus ada kalimat-kalimatnya yang nggak jelas dsb, tapi secara keseluruhan, kalo ngeliat yang mempersiapkan segalanya anak SMA, udah top abiss deh -hehe, walaupun teteep jangan bandingin sama pementasan teater yang sesungguhnyalah..

Secara stage, walaupun minimalis, udah oke sih. Cuma batas antara fade in- fade out dan pergantian pemainnya suka nggak pas aja. Tar lampunya udah nyala, pemainnya masih ‘mengendap-endap’  lari ke belakang panggung. Hihihi. Gak papalah, malah jadi lucu kan..

Duuuhh.. aku tuh suka jealous banget sama anak sekarang. Apalagi yang dapet kesempatan untuk bersekolah di tempat yang mutu pendidikannya di atas standar rata-rata. Nah di sekolah tempat adikku mengajar ini karena sekolahnya Nasional Plus/ Internasional, jadi mereka diwajibkan berbahasa Inggris, kudu ngerjain personal project, di pelajaran musiknya aja biola udah jadi agenda wajib. Alamaaakkk.. dibandingkan dengan jaman aku SMA dulu.. hwarakadah, kata Panji Koming. Huhuhuhu..

Kalo boleh mengulang, aku pengeen deh bisa mengulang kembali masa-masa sekolah, tapi di masa kini aja kali yee, jangan masa dulu. Tar yang ada sama aja kalo baliknya ke jaman dulu. Hihihi. Apa bedanya?

Aku tuh agak nyesel gak serius sekolah waktu SMA dulu. Duuh.. apa sih yang ada dalam pikiranku waktu itu ya? Ampuunn dah.. Tapi yeah, waktu dan kesempatan adalah salah satu yang gak bisa berulang kembali, jadi emang bener pepatah yang menyatakan bahwa kita harus mempergunakan waktu kita sebaik mungkin. Jarang-jarang kita bisa dapet kesempatan kedua. Makanya kita perlu mempergunakan tiap saat dengan baik..

Tadi kata Dina tunangan adikku, ‘Duh, coba kalo aku masih sekolah. Pasti aku yang jadi peran utama..’. Iyalah.. percaayaa.. biasaa dia narsisnya mulai muncul deh kalo udah acara akting, pertunjukan dan semacam itu..

Balik ke Jaka Tarub Mencari Cinta, yeah.. ceritanya agak kepanjangan menurut aku. Sebenernya kalo bisa diedit sana-sini, dipotong dan diberi penekanan di beberapa adegan mungkin lebih bagus. Hehehe.. kata akyu sih. Abis, banyak dialog yang gak penting dan bikin alur jadi super lambat sih.. Sayangnya gak ada yang minta aku ngasih komentar  tadi, jadi curhatnya di sini aja hehe..

Sesudah acara selese, aku ngobrol sama si Ms. D tentang acara yang barusan kami tonton. Dan mulailah mengalir percakapan-percakapan yang melenceng dari topik utama. ‘Duuhh.. kenapa ya waktu aku sekolah dulu gak sungguh-sungguh?’ kata Ms. D. ‘Bla, bla, bla…’. Percakapan pun mengalir seperti air. Tentang betapa asyiknya fasilitas anak sekolah sekarang ini, kayak internet, komputer dan wifi. Duuh, bener deh siapapun yang bilang bahwa siapa yang menguasai informasi, menguasai dunia. Haree genee, kayaknya gak ada ilmu yang gak bisa kita dapet dari internet. Mo cari apaaaa aja, ada. Ckckck. Gak kebayang ya dunia kita 5 tahun yang lalu, dimana teknologi informasi belum berkembang seperti sekarang ini.. Makanya friends, kalo internetan jangan cuma tau fesbukan doang.. Rugi. Pembodohan itu namanya. Belajar sesuatu dong, dari kemudahan dan fasilitas yang dunia IPTEK tawarkan pada kita. Aku suka sedih bercampur gemes kalo ngeliat orang muda yang taunya cuma buka facebook and friendster. Duuuhhh… sayang banget, nak.. Buang waktu aja ngulik kehidupan orang, sementara kita nggak dapet apa-apa dari situ..

Mungkin, aku juga harus lebih belajar menghargai waktu yang kumiliki kali ya. Sejujurnya, walau aku berumur 30th, tapi jauh dalam hati, aku masih gak mau ngaku kalo aku berumur 30th. Who? Me? Oh, oh.. It’s not me at all. I’m technically 21. Hehehe. Maunyaa.. Abis, kayaknya asyik ngeliat dunianya anak muda yang masih ceria, belum ngenal susahnya dunia kerja, kompetisi, politik kantor, dan sejuta kisah sedihnya mereka yang sudah memasuki umur seperempat abad misalnya.. Mmhh.. kegalauan, keruwetan dan persoalan hidup baru mulai bermunculan deh.. Tapi ketimbang terus-terusan menengok ke belakang, mungkin lebih baik kita memperbaiki apa yang ada di depan mata deehh.. ^^

Duuhh, dah ngantuk nih. Demikianlah sekilas info dari pagelaran Jaka Tarub Mencari Cinta… Sekarang mo bobo dulu yaa.. Tar acara menggosipnya kita lanjutkan lain waktu yaa..

Peace!

 

Pengalaman July 10, 2009

Kalo lagi terinspirasi gini nih.. punya berlembar-lembar postingan untuk diceritakan.

Minggu lalu, entah lagi cerita apa sama seorang bapak (bapak yang berjiwa muda sih..), dia bilang gini ‘Kamu nggak ngalamin yang aku alami sih.. Hidupku ini keras sekali, tau.. Susah, miskin, orang tua sibuk, kami nggak keurus.. Pokoknya hidupku keras banget deh! Kamu mah nggak ngalami yang kualami jadi nggak ngerti..’.

Aku langsung dapet pencerahan. Pantesan mukanya sangar. Plus, susah senyum. Asli. Kalo gak kenal, pasti serem deh liatnya. Tapi kalo dah akrab, asyik sih. Kata istrinya, ‘hatinya keras kayak batu, susah berubah. Susah memaafkan. Susah deh sifatnya..’. Aku jadi ngerti. Ya iyalah, wong waktu kecil hidupnya keras gitu. Paling nggak waktu dewasanya, dia menyatakan gimana dia dibesarkan.

Bicara tentang masa lalu memang nggak ada habisnya. Aku juga sempat ngomong gitu ke salah seorang temenku yang sukaaa bener mengeluh tentang hidupnya. “Duuuh, lu gak ngerti aja gimana hidup gw. Kalo tau dan ngalamin sendiri, bisa nangis darah lu!’ kataku gemes. Abis, baru kena omongan dikit, sediiiihnya minta ampun. Sakit hatinyaaaaa minta ampun. Yaa.. gitu sih. Aku juga padahal gak ngalami yang dia alami hehe.. Jangan jangan kalo ngalami, nangis darah juga gw..

Maksudnya, kita suka ngerasa bahwa masalah kitalah yang paling berat, persoalan kita, penyakit kita, semua itu yang paling berat Padahal, dibandingkan dengan orang lain, apa yang kita hadapi mungkin nggak ada apa-apanya. Tapi satu hal yang kita perlu yakini, bahwa tiap pengalaman menorehkan suatu keunikan dalam kepribadian kita. Pengalaman yang paling membuat kita terluka bisa jadi pengalaman yang kita paling butuhkan untuk menolong orang lain terlepas dari pengalaman yang sama dengan kita. Siapa lagi yang bisa menolong kalo bukan yang pernah mengalami?

Aku juga tadinya suka menyalahkan keadaan. Orang tuaku, lingkungan, sekeliling.. tau deh gimana orang kalo dah ngedumel.. Tapi sekarang aku ngerti banget bahwa nggak pernah ada yang salah dengan pengalaman kita. Yang salah mungkin apa yang kita pilih. Kita bisa hidup susah dan memilih untuk berbahagia. Kita bisa dikatain orang tapi tetap berpikir positif. Kita bisa dijauhi orang dan asyik-asyik aja. Selama sumber kebahagiaan kita letakkan pada sekeliling, kita nggak akan pernah bahagia. Kebahagiaan kita itu terletak pada apa yang kita miliki dan bagaimana  kita mempergunakannya untuk mengelola hidup kita.

Mengalami sesuatu mungkin bukan pilihan, tapi meresponinya adalah suatu pilihan yang bisa kita ambil dengan keputusan yang matang dan pemikiran yang terencana tentang hari depan. Hidup bukan hanya tentang hari ini, sob. Bukan juga tentang masa lalu. Apa yang kita pilih hari ini, berpengaruh sangat besar pada hari depan kita. Jika hari ini kita menyalahkan keadaan, sampai kapanpun kita akan tetap menyalahkan keadaan. Jika hari ini kita belajar sesuatu tentang kehidupan, hingga kapanpun kehidupan akan mengajari kita tentang banyak hal..

Aku berdoa semoga kita semua dianugerahi Tuhan kematangan dalam berpikir dan kemampuan untuk memilih yang terbaik dalam hidup. Hidup memang keras dan seringkali nggak adil, tapi masih baik untuk dijalani kok.. ^^

God bless everyone!

 

MJ In Memoriam July 10, 2009

Dunia berkabung karena kematian Michael Jackson. Yeah, nggak bisa dipungkiri dia emang seorang King of Pop yang disebut-sebut nggak bakal ada yang menyamai. Ya iyalah.. :) .

Sejujurnya, aku bukan fans fanatik MJ, tapi ngerasa punya bond yang kuat sama dia, karena duluuuu, kalo udah mulai stress, bete ato bad mood, suka kabur dari rumah, ngelariin mobil kenceng2 sambil muter kasetnya dia, Dangerous. Ampun dah..

MJ memang fenomenal. Aku kagum sama dia karena dia memang menginspirasi banyak orang. Sebagai musisi kulit hitam pertama yang tampil di MTV, terang aja dia membuka pintu bagi banyak orang kulit hitam yang saat itu masih dianggap kelas dua di Amrik. Wow..

Terus, waktu tahun 8o berapaa gitu, waktu dia cuma dapet 1 Grammy, dia menangis dan bilang sama LaToya kalo dia bakal dapet Grammy2 lain dan jadi orang yang paling banyak menjual album dalam sejarah permusikan Amerika. Dan.. terbukti sih. Dia berhasil menjual album terbanyak sepanjang sejarah. Berapa? 107 juta copy? Eww.. berapa aja royaltynya ya? Hehehe..

Lagu-lagunya memang banyak yang menginspirasi. Liat aja The Earth Song dengan pertanyaannya ‘How about us?’ yang bikin orang merenungkan what have we done to the world. Juga Heal The World yang bikin merinding.  Perhatiin deh liriknya ‘If you care enough for the living, make a better place for you and for me..’. Belum lagi nge-dancenya yang asyik banget. Aku selalu suka liat cowok yang jago menari hihihi.. Nari apa dulu..

Dunia menyayangkan kepergiannya. Padahal, dia berencana mo bikin konser akbar. Yaa.. kita emang nggak bisa memprediksi berapa lama kita akan hidup. Seorang superstar aja bisa mati. Seorang Lady Di juga bisa mati. Seorang Einstein juga mati. Ini membuktikan bahwa hidup manusia memang seperti bunga rumput, yang suatu saat akan layu. Saat kita di atas, kita perlu ingat bahwa semua yang kita punya, kita terima dari Tuhan. Nggak ada alasan jadi sombong dan nggak napak bumi. Sebaliknya, ketika kita berada di bawah kita juga jadi melihat bahwa kita nggak berkuasa bahkan atas kehidupan kita sendiri. Yang terbaik adalah berfokus pada apa yang kita miliki, mengolahnya menjadi sumber daya yang berguna, dan jadi yang terbaik versi kita. Nggak perlu pake topeng dan meniru orang lain. Toh setiap orang diperlengkapi dengan keunikan untuk menjadi dirinya sendiri.

Michael Jackson sudah membuktikan dan memaksimalkan hidupnya. Walau mungkin di akhir hayatnya -well, kita nggak tahu apa yang terjadi- dia meninggal dengan menyedihkan. Bahkan konon, seringkali sesaat sebelum naik ke panggung dia menangis karena depresi dan menyandarkan diri pada berbagai macam obat untuk membuatnya merasa rileks. Dia juga bukan orang yang sempurna (kalo dia emang perfect, nggak mungkin Lisa Marie dan Debbie Rowe minta cerai dong.. Hehe, ngomongin Debbie Rowe, jadi inget sohibku Deby yang sukaa banget menyebut dirinya Debbie Rowe.. atau Deby Martin karena kita berdua lagi kesengsem sama Ricky Martin waktu itu! ”,)).  Tapi gimana pun, karya-karyanya patut dikenang ..

How about us? What have we done to the world?

 

Paco Akhirnya Pulang Ke Sorga! June 8, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 1:05 am
Tags: , , ,

Paco akhirnya pulang ke sorga. Setelah sakit selama hampir seminggu, akhirnya dia pulang ke sorga.

Aku sediiih banget.

Paco itu begitu manis, setia, nggak macem2 dan lucu.

Dia nggak mau makan beberapa hari, sampe aku berusaha masukin makanan lewat suntikan. Terakhir, dia gak mau buka mulut. Waktu kupaksa masukin makanan (kaldu doang sih), dia nggak mau nelen. Aku sediiiiiiih banget.

Yang aneh, waktu dokternya kuminta nginfus, dia balik tanya apa anjingnya masih bisa jalan. Waktu kujawab iya, katanya nggak bisa, karena anjing harus dalam keadaaan tidur biar gak susah. Eh, begitu anjing udah gak bisa jalan, ya udah lemeslah.. Gimana sihh.. entah dokternya takut digigit ato gimana..

Paco, rest in peace yaa..

Kasian kalo dia hidup pun mungkin dia nggak bahagia karena rumah kami gak ada halamannya, jadi dia suka dikurung dan cuma bisa bebas berkeliaran (keluar rumah) di malam hari, karena tetangga di sini gak pada suka anjing.

Thanks ya Paco.. Gimanapun anjing2ku banyak sekali mengajarkan arti persahabatan, kesetiaan dan cinta yang sangat banyak buat aku..

I owe y’all, guys!

paco2

Ini a little tribute buat Paco yang manis, coklat, ganteng dan hebat!

Keren nggak? ^^

 

Paco Sakit! May 30, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 10:05 pm
Tags: , , , ,

Aku lagi sediiiiiiih banget.

Paco lagi sakit. Kata dokter, distemper. Tapi setelah baca gejala2nya di internet, kayaknya bukan deh. Dokternya cuma nebak doang kayanya.

Gara-garanya, dia gak mau makan. Beberapa hari ini emang makannya susah, tapi masih mau. Baru kemaren dia bener2 gak mau. Duuuuhhhh, sedih banget, deh.

Bukan apa, aku tuh masih trauma kehilangan anjing2ku tersayang. Walaupun dah berkali-kali ditinggal pulang ke sorga oleh anjing2ku tersayang, masih aja berasa sakitnya di hati..

Pertama, Molly. Dia meninggal karena sakit dan tua. Gak mau makan sama sekali selama dua minggu. Besoknya, Blanca, anjingku yang paling putih, manis, nurut dan pintar, menyusul. Kemungkinan Blanca ketularan sakit dari mama Molly. Aku berkabung selama seminggu buat kedua anjingku ini.

Waktu itu Madeline, anjing cewek satu2nya, ikut2an sakit. Tapi karena dah ngerti cara penanganannya, aku jadi lebih hati2 dan telaten ngasih obat. Alhasil, Madge selamat, masih hidup dan sehat, segar bugar sampe sekarang.

Abis itu Chiste. Dia emang agak stress waktu kami pindah rumah. Sekujur badannya gatel-gatel. Dari semua orang di rumah, cuma aku yang paling betah nungguin dia karena dia tuh emang bauuuu banget karena penyakitnya. Tapi karena sayang, aku bisa tuh menyayangi dia, bersihin badannya pake Rivanol dsb. Waktu akhirnya dia pulang ke sorga, aku sms ke temen2 deketku menyatakan bahwa Chiste Valentina telah meninggal dunia. Dan ada beberapa temen yang nggak ngeh bahwa Chiste itu nama anjing. Kirain siapaaa, gitu..

Yang paling menyedihkan adalah waktu Dolce meninggal. Dia ini anjing kesayangan aku. Bulunya putih, sombongnya minta ampun, gak mau main becek2, kotor2, dan merasa high level dibanding sodara2nya (baca: para anjing) yang lain.

Beberapa minggu sebelum aku menikah, dia emang dah gak mau makan. Makannya sedikiiit banget. Padahal, Dolce ini rakuuss banget. Pernah, dia makan nasi putih doang satu baskom penuh, jatah makan semua anjing satu hari. Jadilah sang penjaga anjing marah2 karena dia terpaksa harus masak nasi lagi hehehe. Trus pernah, kami bawa ayam goreng sebungkus, karena abis dari manaa, gitu. Entah gimana, si Dolce masuk ke rumah dan bawa lari semua ayam goreng tersebut. Kami baru ngeh besoknya. Waktu dicari, mana ya ayam goreng2nya? Gila, ada 10 potong kali. Ternyata dah ludes semua dimakan sama Dolce!

Pernah juga waktu kami mo panen mangga di halaman samping rumah, tiba-tiba mangganya hilang. Padahal belum lama diturunin dari pohon pake kantong plastik gede. Selidik punya selidik, ternyata ada di rumahnya Dolce. (Dolce punya rumah kecil di halaman belakang yang suka dipake nyembunyiin makanan dll). Ya ampyuun, dia tuh bisa gitu naik tangga (ada besi yang bentuknya kotak2 kayak tangga yang bisa dinaikin di deket pohon mangga) dan turun lagi sambil bawa sekantong plastik gede isi mangga di mulutnya!

Beberapa hari setelah aku menikah, sakitnya semakin parah, gak mau makan dan lemeeees banget. Aku kasian ngeliatnya. Kata dokter sih ada harapan hidup karena dia masih lincah kalo diajak jalan2, tapi badannya udah kurus. Tepat seminggu setelah pernikahan kami, dia meninggal. Sekarang dia sudah tenang di sorga para anjing..

Duh, Paco. Bertahanlah, nak. Aku agak sebel karena kemaren dokternya gak bawa obat infusnya. Padahal kan dia tahu bahwa si anjing gak mau makan. Hmghhh.. Mungkin harus nyari dokter hewan yang lebih ahli, nih..

Yeah, beginilah hidup..

Dibilang kapok, agak kapok melihara anjing. Bukan apa, kalo mereka sakit, duuhh, sedihnya minta ampun! Tapi kalo sehat, lucuuuu and nggemesiiin banget!

Hmghh..

 

Curhat.. March 10, 2009

Filed under: curhat, gak penting — krisgp @ 3:58 pm
Tags: , , ,

Tadi baca tentang lomba blog di sebuah jurnal komunikasi. Pengen ikutan sih, tapi waktu kuteliti lagi, ternyata lombanya tentang bahasa dan kesastraan Indonesia. Capeeek, deehh..

Biasa, kalo ada lomba gituan kan naluri kompetisinya langsung on. Tapi kalo tentang bahasa… oh noo… apalagi tentang sastra, oh…, kayaknya nggak deh. Prinsipku, kalo kira-kira nggak bisa bersaing, mendingan jangan ikut sekalian, deh. Karena kalo aku memutuskan untuk melakukan sesuatu, I’ve to be the best .. :) .

Kesel banget tau gak sih, gara-gara laptopnya diinstall ulang, semuuuuuuaaaaa brushku di PSCS hilang gak bersisa! Padahal, koleksi brushku gak kalah sama desainer grafis profesional, saking banyaknya. Hrrgghh, mo marah banget rasanya. Tapi yah, mo gimana lagi.. Belom lagi koleksi foto ajaibku di laptop. Ada foto sama anjing kecil baruku yang nakal, ilang semua. Aduuuhhh.. nyebelin banget deh!

Kata suamiku, lha kenapa gak diback up data-datanya? Yee, siapa lagi yang ngarep mo nginstall ulang laptop ajaib ini? ^sigh^. Untungnya file-file personal yang berisi separuh otakku gak ilang. Kalo itu juga ilang, aduuh, mendingan langit runtuh aja deh..

 

UUD December 29, 2008

Filed under: bad mood, curhat — krisgp @ 10:44 pm
Tags: , ,

Mo nulis apa yaa..

Aku tuh suka belagu kepengen nulis tapi gak ada ide. Tapi kadang kebanyakan ide sampe gak bisa merinci apa apa aja yang mo kutulis.

Aku ganti template lagi. Keren gak?

Sebel banget sih, kemaren nyari template gratisan and dapet yang lumayan cantik, ternyata waktu kupaste kode css-nya, dianjurkan oleh WP untuk upgrade ke premium. Ya ampuuun, cuma mo ganti template aja mesti bayar? Nggaklah yaaw..

Kenapa sih WP sombong banget, gak membebaskan usernya untuk gonta-ganti template kayak Blogger? Hmghh.. mo marah banget.. Tapi ya, apa boleh buat, ternyataUUD juga berlaku di sini.. kalo mo keren, bayar bow!

Ya udahlah, aturannya emang gitu. Gak usah disesali, deh kayaknya..

 

Mantan Pacarku Lagi Saakiiit… December 29, 2008

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 12:10 am
Tags: , ,

Mantan pacarku lagi sakit.

Jangan heran ya, maksudnya, mantan pacar yang sekarang sudah jadi suamiku kok hehe. Jangan langsung curiga gitu dong.. :) . Dari kemaren dia gak enak badan and panas badannya tinggi banget. Aduh, mana lagi ini hari Minggu, gak ada dokter buka. Kemaren mo priksa, ada banyaaak banget yang harus dilakukan. Kami pulang aja dah hampir jam 11 malem. Mana sempat.. Trus, katanya besok libur Tahun Baru Islam yah? Waaah, gimana mo ke dokter kalo gitu?

Tadi sih berencana mo ke rumah dokter yang cuma beda 2 gang sama rumah kami. Eh, ternyata beliau lagi pergi ke luar kota, baru balik hari Selasa. Aduuh, gak tau lagi deh aku. Tadi waktu kuajakin ke Rumah Sakit, dia menolak. Katanya, kalo di RS tuh yang ada mantri, bukan dokter. Ya udah, aku mengalah. Tapi kan kasiaaaan..

Kata temennya, mu hubby ni kalo sakit kentara kalo tidur suka mengigau. Emang bener sih. Tadi malem, pas aku belum tidur, tiba-tiba dia bilang ‘Kris, ke pasar pagi yuk. Kamu katanya mo ke pasar pagi?’

‘Haaah? Malem-malem gini ke pasar pagi?’ tanya aku heran.

‘He-eh’, jawabnya.

‘Beneran? Lu mo ke pasar pagi?’ tanya aku lagi.

‘He-eh..’ jawabnya.

Aku masih bingung.

Gak berapa lama, dia bangun lagi, narik selimut. Aku tanya lagi ‘Lu mo ke pasar pagi ngapain?’

Dia balik mandangin aku heran. ‘Siapa yang mo ke pasar pagi?’ tanyanya.

Alamaaakk, ternyata mengigau toh yang tadi…

Katanya, sakitnya dia ini juga hasil didikan ortu and neneknya yang sangat protektif, gak pernah bolehin dia main hujan waktu kecil, jadi zat antibodinya kurang. Emang sih, my husband emang gampang sakit. Kurang tidur dikit, telat makan dikit, kena panas matahari dikit, bisa pusing-pusing gitu deh. Apalagi kalo kehujanan, walaah, bisa sangat pusing deh. Lain ama aku yang tahan banting. Mo begadang-begadang gak jelas, mo gak makan, mo ujan-ujanan, kayaknya badanku sudah teruji. Maklumlah, kata mamiku, waktu kecil sempat karena sangat kekurangan aku pernah selama seminggu berturut-turut harus makan kacang ijo mulu, gak kuat beli nasi soalnya. Tapi mungkin itulah yang bikin badanku kebal terhadap segala macam penyakit yah. Kecuali mungkin penyakit jiwa hehehe..

Tapi gimanapun, buat aku lebih baik aku yang sakit deh ketimbang harus ngeliat dia sakit. Sediiiiiih banget rasanya..