Mungkin aku harus berhenti berpikir bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini is all about me. Kenyataannya, memang nggak semua yang terjadi is all about me. Karena kebanyakan fokus sama diri sendiri, makanya aku jadi suka gak bisa melihat banyak hal baik yang Tuhan siapkan buat aku. Entahlah, ada masa-masa sukar dimana aku ngerasa hidup dalam kegelapan. Gak bisa diceritain. Harus meraba-raba, gak bisa melihat apapun, bahkan secercah cahaya terang untuk melangkah ke depan pun gak ada. Bener-bener buta, malang, kasiaaan deh lo pokoknya!
Tapi aku tahu satu hal, yaitu bahwa tiap pengalaman yang kualami itu membentuk karakter dalam pertumbuhan imanku. Bahwa gak ada yang sia-sia dalam pemeliharaan Tuhan, bahkan untuk pengalaman paling menyakitkan sekalipun! Memang sih, saat mengalaminya kita bisa menjerit kesakitan, tapi setelah melalui semua itu, ketika menoleh ke belakang kita baru bisa melihat bahwa -sebagaimana yang Tuhan lihat- sungguh, semua itu baik adanya.
Apapun yang berasal dari Tuhan gak bisa kita nilai pada saat kita mengalaminya. Entah itu baik atau buruk, selalu ada alasan Tuhan melakukannya. Kita nggak bisa seenaknya menghakimi perbuatanNya pada kita hanya karena Dia mengijinkan sesuatu yang buruk terjadi dalam hidup kita. (Cieeh, ini karena baru saja mendapat pencerahan! Coba kalo gak, pasti gak gitu deh ngomongnya …)
Aku hanya pengen lebih mensyukuri hidup. Aku nggak mau sampe menyesal kehilangan sesuatu setelah aku kehilangannya. Lebih baik sekarang berfokus pada apapun yang kumiliki ketimbang yang gak kumiliki dan merasakan bahwa bener kata orang : aku terlihat bahagia. Ketimbang fokus pada apa saja yang gak kumiliki dan merasa gak bahagia, kan siapa juga yang rugi…
Ok, folks, aku paling gak bisa nulis trus ada yang interrupt, pasti kacau deh. Tadi lagi nulis trus my hubz dateng, minta ditemenin makan malem, and.. so on, jadi deh hilang inspirasi. Alhasil, sekarang mo berkunjung ke blog2 fave aja deh, kali2 di sana dapet inspirasi. Hihihi.
Ciaaooo…
