Just Kristine

Blogging, Cara Gw Bertahan Hidup…

Gempa!!!! September 2, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 4:11 pm
Tags: , , ,

Duuh.. yang namanya gempa, gak peduli besar,sedang ato kecil, pokoknya judulnya gempa emang nakutin. Sebagaimana kita ketahui, tadi kan gempa tuh (yang katanya pusat episentrumnya di 142 km BD Tasikmalaya, 30km dari permukaan laut). Aku kan lagi nginep di rumah adik  iparku di Kramat, mana rumahnya lantai 2, lagi, jadi sibuklah kami lari-lari turun dan menyelamatkan diri. Tapi aku masih sempat tuh, menyelamatkan laptopku hehehe. Bukan apa si, masalahnya emang lagi buka laptop , jadi kusamber aja laptopnya sambil menyelamatkan diri..

Pas di luar, barulah ketemu sama banyak orang yang lari-lari keluar menyelamatkan diri juga. Daan.. ada orang-orang yang langsung teriak-teriak ‘Tuhan, ampunilah dosa-dosaku..’. Dan, kepanikan-kepanikan yang lumayan mencekam, deh judulnya..

Aku jadi kepikir. Iya ya, pas gempa and mengalami kejadian-kejadian buruk, barulah kita mulai memikirkan gimana hidup kita selama ini. Trus, kok sempat-sempatnya ya kita mengevaluasi hidup kita dalam tempo yang sesingkat-singkatnya kayak gitu? Hehehe.

Yeah.. menyedihkan aja, masa butuh keadaan terpaksa dan menyedihkan dulu baru kita memikirkan semua perbuatan kita selama ini. Mungkin inilah saat yang tepat kita harus sungguh-sungguh mendekatkan diri pada Tuhan dan mengakui kekuasaanNya dalam hidup kita, sehingga kita benar-benar hidup berkenan kepadaNya..

Hehehe. Ini sepenggal insight (yang bijak apa nggak yaa?) dariku setelah mengalami gempa yang cukup mengagetkan tadi..

 

Bingung: Bahagia Apa Susah Yaa? Gak Jelas!! July 10, 2009

Filed under: curhat — krisgp @ 2:15 am
Tags: , , ,

Kalo semua keputusan di seluruh dunia ini tergantung sama kamu, apa yang harus kamu lakukan?

Hmghh.. pasti bingung deh, gak ada ide mo ngapain. Gile aje, seluruh dunia tergantung sama kita?

Oke, aku gak ngalami yang kayak gitu sih. Siapa lagi yang mau mempercayakan keputusan2nya kepadaku heheh.. Tapi, yang kualami ini berhubungan dengan apa yang namanya tanggung jawab. Sejujurnya, blog ajaibku My Life’s Journey (gw bangga banget sama blog ini anyway!) punya lumayan banyak follower. Memang ini sesuatu yang membahagiakan sekaligus membanggakan (iya dong..). Apalagi followernya bukan kelas ecek-ecek, tapi dari Inggris, Australia, Amrik, dan nggak tahu lagi deh dari mana! Masalahnya adalah, kalo aku lagi nggak mood nulis, pasti tulisanku kacau balau, apalagi bahasa Inggris kan grammarnya njlimet gitu. Aduuuuhhhh.. Sempat, pengen kudelete aja blog itu karena waktu itu lagi depresi berat, ngerasa nggak tau mo nulis apa. Aku berprinsip, kalo gak tau mo ngomong apa, jangan ngomong apa-apa. Kalo gak tau mo nulis apa, jangan nulis apa-apa, pasti kacau. Kamu harus setuju sama saya dalam hal ini! (maksa!).

Kadang, kalo nggak nulis, ditanyain ama salah satu dari mereka kenapa nggak update blog, padahal aku emang bener2 nggak punya ide mo nulis apa. Tapi ya balik2 aku mengingat tanggung jawab dan kepercayaan yang sudah diberikan kepadaku. Oh my.. kalo kamu liat blog2 mereka.. keren-keren deh. Isinya juga nggak cuma share keseharian mereka, tapi bener2 menginspirasi menurut aku. Nggak tahu apa yang bikin mereka mau jadi follower gw.. Apa sih yang menarik dari blog dodol gw itu? Kadang aku kasian plus nggak enak kalo mereka nggak dapetin apa-apa dari blog ajaib itu. Tapi ya.. karena mereka menganggap aku punya something to say,  itu membuatku terpacu untuk memberikan sesuatu untuk dibaca buat mereka. Emang kita semua butuh tantangan seperti itu kali yee..

Hmghhh.. doain aku ya guys. Walaupun hanya lewat blog, aku berharap ada sesuatu yang bisa menginspirasi tiap orang yang membacanya. Kalo aku gak posting apa-apa, percayalah itu karena aku memang nggak punya apapun buat ditulis. Baca lagi deh prinsipku, kalo nggak punya apapun buat dikatakan, jangan katakan apapun. Kadang heran sama orang2yang berharap kita ngomong banyak. Ngapain kita ngomong hal2 nggak jelas yang bisa berakibat nggak enak sana sini? Bener gak? Lebih baik nggak bicara dan nggak posting deh.

Jadii.. balik lagi ke pertanyaannya tadi: seneng apa susah yaa punya banyak follower?

 

MJ In Memoriam July 10, 2009

Dunia berkabung karena kematian Michael Jackson. Yeah, nggak bisa dipungkiri dia emang seorang King of Pop yang disebut-sebut nggak bakal ada yang menyamai. Ya iyalah.. :) .

Sejujurnya, aku bukan fans fanatik MJ, tapi ngerasa punya bond yang kuat sama dia, karena duluuuu, kalo udah mulai stress, bete ato bad mood, suka kabur dari rumah, ngelariin mobil kenceng2 sambil muter kasetnya dia, Dangerous. Ampun dah..

MJ memang fenomenal. Aku kagum sama dia karena dia memang menginspirasi banyak orang. Sebagai musisi kulit hitam pertama yang tampil di MTV, terang aja dia membuka pintu bagi banyak orang kulit hitam yang saat itu masih dianggap kelas dua di Amrik. Wow..

Terus, waktu tahun 8o berapaa gitu, waktu dia cuma dapet 1 Grammy, dia menangis dan bilang sama LaToya kalo dia bakal dapet Grammy2 lain dan jadi orang yang paling banyak menjual album dalam sejarah permusikan Amerika. Dan.. terbukti sih. Dia berhasil menjual album terbanyak sepanjang sejarah. Berapa? 107 juta copy? Eww.. berapa aja royaltynya ya? Hehehe..

Lagu-lagunya memang banyak yang menginspirasi. Liat aja The Earth Song dengan pertanyaannya ‘How about us?’ yang bikin orang merenungkan what have we done to the world. Juga Heal The World yang bikin merinding.  Perhatiin deh liriknya ‘If you care enough for the living, make a better place for you and for me..’. Belum lagi nge-dancenya yang asyik banget. Aku selalu suka liat cowok yang jago menari hihihi.. Nari apa dulu..

Dunia menyayangkan kepergiannya. Padahal, dia berencana mo bikin konser akbar. Yaa.. kita emang nggak bisa memprediksi berapa lama kita akan hidup. Seorang superstar aja bisa mati. Seorang Lady Di juga bisa mati. Seorang Einstein juga mati. Ini membuktikan bahwa hidup manusia memang seperti bunga rumput, yang suatu saat akan layu. Saat kita di atas, kita perlu ingat bahwa semua yang kita punya, kita terima dari Tuhan. Nggak ada alasan jadi sombong dan nggak napak bumi. Sebaliknya, ketika kita berada di bawah kita juga jadi melihat bahwa kita nggak berkuasa bahkan atas kehidupan kita sendiri. Yang terbaik adalah berfokus pada apa yang kita miliki, mengolahnya menjadi sumber daya yang berguna, dan jadi yang terbaik versi kita. Nggak perlu pake topeng dan meniru orang lain. Toh setiap orang diperlengkapi dengan keunikan untuk menjadi dirinya sendiri.

Michael Jackson sudah membuktikan dan memaksimalkan hidupnya. Walau mungkin di akhir hayatnya -well, kita nggak tahu apa yang terjadi- dia meninggal dengan menyedihkan. Bahkan konon, seringkali sesaat sebelum naik ke panggung dia menangis karena depresi dan menyandarkan diri pada berbagai macam obat untuk membuatnya merasa rileks. Dia juga bukan orang yang sempurna (kalo dia emang perfect, nggak mungkin Lisa Marie dan Debbie Rowe minta cerai dong.. Hehe, ngomongin Debbie Rowe, jadi inget sohibku Deby yang sukaa banget menyebut dirinya Debbie Rowe.. atau Deby Martin karena kita berdua lagi kesengsem sama Ricky Martin waktu itu! ”,)).  Tapi gimana pun, karya-karyanya patut dikenang ..

How about us? What have we done to the world?

 

Are You Twittering, Too? July 4, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 11:37 pm
Tags: ,

I’m now on Twitter. Are you twittering, too? :)

Jadi member sejak awal 2008 yang lalu tapi gak aktif. Kemaren2 baru buka Twitter lagi and found myself drowning into this wave..

Komunitas Twitter lebih asyik buat aku. Nggak cuma bisa bertukar status, tapi bisa tahu what’s indeed on ones’ mind. Kebanyakan orang yang aku follow emang orang-orang yang rajin update status dengan kalimat-kalimat yang sangat encouraging and inspiring. Ketimbang Facebook, aku prefer Twitter karena lebih private and personal. Kalo di FB, duuuhh.. kita ngomong gini dikit, langsung dapet komen ini itu dsb, deh. Belum lagi tag-tag foto yang ajaib dari temen-temen, yang kadang kita nggak pengen pasang di account kita (hehe, aku juga belajar untuk nggak sembarangan nge-tag orang jadinya..). Buat sebagian orang mungkin menyenangkan, tapi buat aku, duuh, kebanyakan yang nimbrung, nih, jadi gak asyik lagi..

Kalo kamu juga suka Twittering, follow me on Twitter yaa.. ada kan linknya di sebelah (tweet tweet).

Let’s spread the tweet tweet..

 

What Is This? (No Idea What To Title) July 4, 2009

Beberapa waktu yang lalu, suamiku ketemu sama tukang rujak langganan keluarganya sejak waktu dia masih kecil. Katanya, si bapak ini udah jualan sejak duluuuuu banget, mungkin ada 300 tahunan kali. Dulu dia pake gerobak kecil, khas tukang rujak, tapi sekarang ini ada kemajuan, dia nggak cuma jual rujak tapi juga es campur dan gerobak dorongannya gede. Nggak kelilingan lagi, tapi mangkal. Katanya, semua orang kaya di dunia ini (di Tegal maksudnya!) langganannya. Dari yang miskin sampe kaya, kecil, besar, sampe kakek-kakek, semua kenal sama dia. Bahkan, banyak langganannya yang dateng dari seluruh penjuru dunia (hehe.. lebay banget!).

Well, aku kagum sama konsistensinya bapak ini. Orangnya jujur, apa adanya dan terus terus terang. Buktinya, dari suamiku masih kecil (jangan-jangan malah sebelum doski lahir!), dia dah jualan rujak.. Sampe sekarang, lagi, walaupun dah ketambahan es campurnya.. hehehe. Tapi, yang bikin aku merenung bukan hanya itu. Ternyata, konsistensi saja nggak cukup tanpa peningkatan diri. Buktinya si bapak ini. Maksudnya, kalo aku nih.. aku nggak mau dong, orang masih kecil aku jualan rujak, sampe dia gede, dah sukses, aku masih jualan rujak.. Gile.. kayaknya kok gak maju-maju.. Sejujurnya ini bukan sebuah pencapaian yang membanggakan buat aku.

Sejujurnya, aku takut stuck di suatu tingkatan kehidupan. Aku pengen terus melakukan progresi dalam tiap tingkatan kehidupan yang kulalui. Nggak bisa gitu gitu terus dong. Makanya ni lagi giat meningkatkan diri.. Yeah, mungkin emang nggak enak sih, mesti keluar dari zona nyaman, tapi mana ada sih kehidupan yang berhasil tanpa didahului dengan kesukaran..

Memang lebih enak kalo kita bisa terus tinggal di zona nyaman, tapi kalo terus jadi terbuai dengan keadaan itu.. please deh.. it’s not my style! Aku pengen terus bertumbuh dan meningkat, harus ada progresi entah dalam suatu bidang kehidupan tertentu dalam hidupku. So far sih, masih buanyaaak banget kebiasaan buruk dalam diriku yang ‘belum sempat’ terbuang.. (hehe istilahnya itu, lho, belum sempat..). Dan, aku jadi menyadari bahwa nggak semua kesukaran yang kita hadapi itu buruk. Ada juga kesukaran yang emang dirancang agar kita bertumbuh.

Kadang aku juga merasa nggak tahan dengan kesukaran itu. Rasanya nggak tahan lagi di’expand’ oleh keadaan (yang terjadi atas seijin Tuhanlah pastinya..), tapi aku bersyukur aku punya Tuhan yang tinggal dalam diriku. Kadang aku merasa bahwa keadaanku sangat menentukan, talentaku, impiaku, atau apapun yang ada di sekelilingku akan menentukan masa depanku, ternyata semua itu bukanlah a big deal. Yang lebih penting adalah kehadiran Tuhan dalam diri kita. Itu jauuuh lebih penting dari apapun juga. Itu juga membuat kita jadi punya potensi yang luar biasa, yang seringkali kita lupakan.

Yeah, untung saja pencerahan datang tepat pada waktunya. Menurut aku hampir terlambat, sih, tapi kan semua itu ada dalam waktunya Tuhan. Apa yang menurut aku terlambat mungkin malah sangat tepat bagi Dia. Hmhh.. No comment, deh.

Aku berusaha aja untuk nggak terlalu banyak mengeluh, ngomel, ngoceh dan ngedumel nggak jelas tentang keadaanku. Walaupun kata orang hidupku nyaman (yeah, itu kan kata orang.. Banyak dari mereka -katanyaa- mau bertukar kehidupan dengan aku.. hoho.. gak tau aja.. gak menjalani aja.. Kalo dah menjalani baru ngerti deh gimana nangis darahnya aku.. hehehehe), ada hal-hal yang sebenarnya nggak nyaman banget dengan segala kenyamanan tersebut buat aku. Nggak tahu kalo buat orang lain ya.. kan tiap orang beda..

Mungkin inilah salib yang harus kupikul. Mungkin ini beban dan pergumulanku. Kalo hidupku enak terus, nggak pengen masuk sorga deh, tinggal aja terus di bumi ini, nggak mau mati kalo bisa! Tapi dengan segala hal yang harus kuperjuangkan tersebut, aku tahu bahwa Tuhan tidak meninggalkan aku. Justru Dia sedang melakukan apa yang diperlukan untuk memperkuat bagian-bagian dimana dianggapNya aku masih lemah..

Yeah, Dia Tuhan. Dia tahu apa yang diperbuatNya. Biarlah dilakukanNya padaku apapun yang dianggapNya baik, sehingga apapun yang terjadi, aku nggak akan menyalahkan keadaan, tapi meyakini bahwa semua itu adalah rencana Tuhan..

Blessed be The Name of The Lord!