Just Kristine

Blogging, Cara Gw Bertahan Hidup…

MJ In Memoriam July 10, 2009

Dunia berkabung karena kematian Michael Jackson. Yeah, nggak bisa dipungkiri dia emang seorang King of Pop yang disebut-sebut nggak bakal ada yang menyamai. Ya iyalah.. :) .

Sejujurnya, aku bukan fans fanatik MJ, tapi ngerasa punya bond yang kuat sama dia, karena duluuuu, kalo udah mulai stress, bete ato bad mood, suka kabur dari rumah, ngelariin mobil kenceng2 sambil muter kasetnya dia, Dangerous. Ampun dah..

MJ memang fenomenal. Aku kagum sama dia karena dia memang menginspirasi banyak orang. Sebagai musisi kulit hitam pertama yang tampil di MTV, terang aja dia membuka pintu bagi banyak orang kulit hitam yang saat itu masih dianggap kelas dua di Amrik. Wow..

Terus, waktu tahun 8o berapaa gitu, waktu dia cuma dapet 1 Grammy, dia menangis dan bilang sama LaToya kalo dia bakal dapet Grammy2 lain dan jadi orang yang paling banyak menjual album dalam sejarah permusikan Amerika. Dan.. terbukti sih. Dia berhasil menjual album terbanyak sepanjang sejarah. Berapa? 107 juta copy? Eww.. berapa aja royaltynya ya? Hehehe..

Lagu-lagunya memang banyak yang menginspirasi. Liat aja The Earth Song dengan pertanyaannya ‘How about us?’ yang bikin orang merenungkan what have we done to the world. Juga Heal The World yang bikin merinding.  Perhatiin deh liriknya ‘If you care enough for the living, make a better place for you and for me..’. Belum lagi nge-dancenya yang asyik banget. Aku selalu suka liat cowok yang jago menari hihihi.. Nari apa dulu..

Dunia menyayangkan kepergiannya. Padahal, dia berencana mo bikin konser akbar. Yaa.. kita emang nggak bisa memprediksi berapa lama kita akan hidup. Seorang superstar aja bisa mati. Seorang Lady Di juga bisa mati. Seorang Einstein juga mati. Ini membuktikan bahwa hidup manusia memang seperti bunga rumput, yang suatu saat akan layu. Saat kita di atas, kita perlu ingat bahwa semua yang kita punya, kita terima dari Tuhan. Nggak ada alasan jadi sombong dan nggak napak bumi. Sebaliknya, ketika kita berada di bawah kita juga jadi melihat bahwa kita nggak berkuasa bahkan atas kehidupan kita sendiri. Yang terbaik adalah berfokus pada apa yang kita miliki, mengolahnya menjadi sumber daya yang berguna, dan jadi yang terbaik versi kita. Nggak perlu pake topeng dan meniru orang lain. Toh setiap orang diperlengkapi dengan keunikan untuk menjadi dirinya sendiri.

Michael Jackson sudah membuktikan dan memaksimalkan hidupnya. Walau mungkin di akhir hayatnya -well, kita nggak tahu apa yang terjadi- dia meninggal dengan menyedihkan. Bahkan konon, seringkali sesaat sebelum naik ke panggung dia menangis karena depresi dan menyandarkan diri pada berbagai macam obat untuk membuatnya merasa rileks. Dia juga bukan orang yang sempurna (kalo dia emang perfect, nggak mungkin Lisa Marie dan Debbie Rowe minta cerai dong.. Hehe, ngomongin Debbie Rowe, jadi inget sohibku Deby yang sukaa banget menyebut dirinya Debbie Rowe.. atau Deby Martin karena kita berdua lagi kesengsem sama Ricky Martin waktu itu! ”,)).  Tapi gimana pun, karya-karyanya patut dikenang ..

How about us? What have we done to the world?

 

Chemistry July 6, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 2:52 am
Tags: , , , , ,

Yang namanya chemistry emang magical.. Nggak bisa dibikin-bikin, dijelaskan, diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya, kalo kita bilang chemistry sedang bekerja, ya that’s it deh. Nggak bisa diperdebatkan!

Well, aku nggak tahu kenapa tiba-tiba inget sama kisah ini. Terjadinya beberapa tahun lalu. Ada seseorang yang katanya benciiii banget sama aku. Mungkin maksudnya bukan benci, cuma kesel aja kali ya, karena katanya waktu pertama kali dia lihat aku, lagi di antrian makan acara apaaa, gitu (malu-maluin gak sih. Ketemuan di mana kek.. -smile-). Aku berdiri di tempat di mana dia mo ngambil makanan. Eh, udah bilang permisi, permisi, akunya tetep aja gak bergerak. Jangankan bergerak, noleh aja enggak katanya. Nyebelin banget gak, sih.

Hihihi.

Beberapa waktu kemudian, kita ketemu lagi di acara lain. Semacam fellowship atau training apaa, gitu. Dia sempat masih sebel gitu. Trus, entah gimana kita masuk dalam kelompok yang sama, jadi mau nggak mau harus saling kenal deh. Daan, dimulailah kisahnya. Setelah kenal, barulah dia tahu ‘the real me’. Katanya ‘Kamu ternyata nggak sombong-sombong amat kok ya..’. Sombong? Sombong dari Hongkong? :) .

Jadilah dia cerita asal muasal dia menilai aku sombong. Well.. setelah harus melalui banyak hal bersama sebagai kelompok, jadilah penilaian dia berubah total. Dari yang gak suka jadi simpati (ni menurut gw sendiri..). Kami share banyak hal di sana, dan setelah acara selesai beberapa hari kemudian kami bertukar nomer telp. Buat aku, itu something ordinary. Walaupun ngakunya so private and personal, aku juga suka make friends, kok.. :) .

Entah gimana, beberapa waktu kemudian, alamak.. dia telfon aku personally and bla bla bla akhirnya dia mengaku bahwa orang tuanya sudah siap menyambangi rumah kami buat melamar aku! Ooouugghhh.. mo pingsan banget gak sih.. Sejujurnya, dia emang ganteng sih, putih, baik hati, orang tuanya cukup terpandang. And.. dia udah punya segalanya. Kalo mau aja, aku udah tinggal kipas-kipas deh, gak repot-repot dengan urusan bla bla bla dsb. Mungkin, dia punya everything a woman wants deh! Tapi gimana yaa.. chemistrynya nggak dapet sih..

Dengan menyesal I said NO. Bukan apa, gile aje, dia kan gak kenal siapa gw. Gak ngerti gimana gaya hidup gw, asal muasal, sifat and karakter gw.. bisa-bisanya mo ngelamar.. Tar kalo menyesal gimana??? Hmghh.. Trus, urusan pernikahan kan urusan seumur hidup. Duuuhh, nggak berani ambil resiko deh.. Mungkin dia kena karma kali yee, sebel sama orang baik kayak gw, akhirnya kesengsem.. hehehe.

PS: Kok jadi curcol, yaa.. -big grin-.

Kalo kamu lagi berkutat dengan urusan memilih jodoh, here some suggestions..

1. Cari orang yang chemistrynya ‘dapet’ (sorry kalo bahasanya kacau.. chemistrynya dapet.. apaan tuh? -smile-)

Pokoknya kamu merasa klik dengannya dalam banyak hal penting, baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan.

2. Pasanganmu haruslah benar-benar punya visi yang sama untuk masa depan.

Trust me. This is really important. Kalo nggak, kalian nggak akan bisa sejalan nantinya.

3. Selain saling mencintai, lebih baik pilih orang yang mencintaimu daripada orang yang kamu cintai.

Walaupun yang namanya cinta itu identik dengan pengorbanan, tapi alangkah menyakitkannya jika kamu maksa hidup dengan orang yang kamu cintai namun nggak pernah mencintaimu..

4. Pertanyakan apa saja yang bisa dan tidak bisa kalian kompromikan.

Pikirkan : apa saja yang berani kamu korbankan untuk pasanganmu? Kalo kamu nggak berani mengorbankan sesuatu yang penting untuk kebersamaan kalian (karir misalnya) lebih baik jangan, deh. Tapi, jangan pernah korbankan HAL-HAL PRINSIPIL dalam hidupmu, seperti iman/kepercayaan, hubungan dengan orang tua, persahabatan, nilai-nilai, karakter dsb demi siapapun. Hal2 itu jauh lebih bernilai daripada sekedar cinta!

5. Diskusikan pandangan kalian mengenai arti perkawinan.

Apakah hanya ingin melanjutkan keturunan, menyatukan 2 perusahaan, atau menjalani hidup dengan seseorang yang benar-benar berarti. Jika hal ini nggak dibahas dari awal, bisa-bisa banyak masalah nantinya. Tar kamu pengen langsung punya anak, pasanganmu masih sibuk dengan impian2nya, bakal berantem kan jadinya..

6. Memasuki pernikahan itu ibarat membuka kotak Pandora. Kamu bisa menyesal melakukannya!

Ibarat kotak Pandora yang bikin penasaran, kita semua begitu terbuai dengan kisah-kisah yang berakhir dengan ‘… and they live happily ever after..’. Padahal, kita nggak tahu apa-apa tentang pernikahan yang sesungguhnya. Bagi banyak orang, menikah itu menyenangkan karena bisa berbagi kehidupan dengan orang yang kita cintai. Tapi bahkan cinta pun bisa luntur, makanya kita harus benar-benar memperhitungkan ‘untung-rugi’nya bukan hanya untuk 1-2 tahun, melainkan seumur hidup kita!

7. Jangan ikut paksaan untuk cepat-cepat menikah.

Kita bisa kok be single and be happy. Yang keburu-buru itu biasanya kurang perhitungan. Kalo dulu seseorang harus menikah pada usia tertentu, sekarang mah asyik-asyik aja kali. Toh sudah ada kesetaraan gender. Bukan jaman wanita untuk tinggal di rumah dan mengurus rumah tangga. Juga kewajiban pria nggak hanya cari uang, tapi juga pada soal-soal rumah tangga yang sepele, lho.. Ini yang namanya pergeseran nilai-nilai sosial..

8.Pasanganmu haruslah seorang yang benar-benar bisa membuatmu jadi diri sendiri

Jika saat bersamanya kamu jadi jaim, selalu ingin menampilkan yang terbaik dari dirimu, percuma diteruskan deh. Buat apa? Kamu hanya akan membohongi dirinya dan dirimu sendiri. Padahal kita tahu bahwa kebohongan bukanlah landasan dari hubungan yang kokoh, bukan?

9. Berdoalah agar kamu dapat pasangan yang nggak hanya baik, tapi yang terbaik.

Kamu bisa memilih pasangan yang baik atau sangat baik, tapi segala yang terbaik itu datangnya dari sorga. Jadi untuk mengambil keputusan dalam hal ini, mintalah hikmat pada Tuhan. Jika sampai kini yang terbaik belum juga datang, mungkin saatnya saja yang belum tepat.

Yeah, ini sedikit suggestion dari saya. Hihihi, kayak penasehat asmara aja ya gw.. Bukan gitu sih, hanya pengen berbagi saja hal-hal yang sudah kualami dengan siapapun yang belum -namun pengen- mengalaminya.

Semoga bermanfaat! ^^

 

Don’t Judge A Book By Its Cover July 6, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 1:10 am
Tags: , , , ,

Pepatah ini emang bener banget, walaupun dalam kenyataannya hampir gak mungkin.

Seorang teman, yang bekerja di sebuah toko buku yang punya penerbitan sendiri bilang bahwa cara mereka memilih buku adalah dengan melihat cover-nya. Masalah isi nomer dua, yang penting cover menarik, mereka akan ambil. Aku tau banget karena dulu sempet berencana mengirim naskah bukuku ke penerbitan tersebut.

Yeah.. pepatah emang klise kadang..

Tapi nggak sepenuhnya salah sih. Pernah, aku beli buku murah (cuma sepuluh ribu kalo gak salah), di sebuah toko buku murah di daerah Pasar Festival (buku bekas kali yee, tapi masih bagus banget, asli!). Sampulnya biasaaaaa banget, gak ada keren-kerennya, tapi isinya.. whoo hoo.. inspiring banget!!!!

Demikian juga kadang kita menilai orang. Kita melihat tampak depannya dan langsung men-judge ‘isi’nya. Padahal seringnya, tampak luar nggak sepenuhnya menyatakan apa yang ada di dalam. Memang apa yang ada di hati akan terpancar keluar. Tapi kan kita manusia yang kompleks..  jadi gak bisa disama-ratakan gitu aja dong..

Selain melihat tampilannya, mungkin kita juga perlu mengerti apa latar belakang seseorang sehingga dia bersikap demikian. Walaupun sejujurnya.. susye bener untuk melakukannya. Ada orang-orang yang suka membingungkan cara berpikirnya. Kalo ngomong nyakitiiiin mulu, sikapnya nyebeliiiiiin melulu. Tapi, setelah ditelaah (bukan diterawang! -smile-), ternyata di dalam hatinya orang itu menyimpan luka / terbiasa disakiti.

Bener kata Rick Warren : Hurt people hurt people.

Jadi, kalo ada orang yang sering nyakitin kita, belum tentu dia bermaksud demikian. Bisa jadi itu karena akumulasi luka dalam jiwanya yang belum selesai dibereskan. Jangan buru-buru benci, marah atau kesel kalee. Lebih baik kasihani orang itu, karena dia memang patut dikasihani. Di balik perkataan atau perlakuan yang menyakitkan, biasanya ada hati yang terluka..

Kalo kita cuma bisa benci dan sakit hati sama orang-orang yang kayak gitu, yang ada kita hanya akan berputar dalam lingkarannya. Pada lain kesempatan, kita akan menuntut hutang emosional yang orang-orang itu lakukan pada kita. Dan kita akan bersikap persis sama dengan mereka yang telah menyakiti kita. Jadi, apa bedanya kita dengan mereka?

Please deh.. untuk hal-hal seperti ini, kita memang harus mengalami yang pahit-pahit dulu untuk bisa mengambil hikmahnya. Sebelum kita disakiti, dan sebelum kita dipulihkan dari rasa sakit itu, kita belum mengetahui apa-apa tentang kompleksitas kehidupan manusia..

Trust me!

 

Are You Twittering, Too? July 4, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 11:37 pm
Tags: ,

I’m now on Twitter. Are you twittering, too? :)

Jadi member sejak awal 2008 yang lalu tapi gak aktif. Kemaren2 baru buka Twitter lagi and found myself drowning into this wave..

Komunitas Twitter lebih asyik buat aku. Nggak cuma bisa bertukar status, tapi bisa tahu what’s indeed on ones’ mind. Kebanyakan orang yang aku follow emang orang-orang yang rajin update status dengan kalimat-kalimat yang sangat encouraging and inspiring. Ketimbang Facebook, aku prefer Twitter karena lebih private and personal. Kalo di FB, duuuhh.. kita ngomong gini dikit, langsung dapet komen ini itu dsb, deh. Belum lagi tag-tag foto yang ajaib dari temen-temen, yang kadang kita nggak pengen pasang di account kita (hehe, aku juga belajar untuk nggak sembarangan nge-tag orang jadinya..). Buat sebagian orang mungkin menyenangkan, tapi buat aku, duuh, kebanyakan yang nimbrung, nih, jadi gak asyik lagi..

Kalo kamu juga suka Twittering, follow me on Twitter yaa.. ada kan linknya di sebelah (tweet tweet).

Let’s spread the tweet tweet..

 

What Is This? (No Idea What To Title) July 4, 2009

Beberapa waktu yang lalu, suamiku ketemu sama tukang rujak langganan keluarganya sejak waktu dia masih kecil. Katanya, si bapak ini udah jualan sejak duluuuuu banget, mungkin ada 300 tahunan kali. Dulu dia pake gerobak kecil, khas tukang rujak, tapi sekarang ini ada kemajuan, dia nggak cuma jual rujak tapi juga es campur dan gerobak dorongannya gede. Nggak kelilingan lagi, tapi mangkal. Katanya, semua orang kaya di dunia ini (di Tegal maksudnya!) langganannya. Dari yang miskin sampe kaya, kecil, besar, sampe kakek-kakek, semua kenal sama dia. Bahkan, banyak langganannya yang dateng dari seluruh penjuru dunia (hehe.. lebay banget!).

Well, aku kagum sama konsistensinya bapak ini. Orangnya jujur, apa adanya dan terus terus terang. Buktinya, dari suamiku masih kecil (jangan-jangan malah sebelum doski lahir!), dia dah jualan rujak.. Sampe sekarang, lagi, walaupun dah ketambahan es campurnya.. hehehe. Tapi, yang bikin aku merenung bukan hanya itu. Ternyata, konsistensi saja nggak cukup tanpa peningkatan diri. Buktinya si bapak ini. Maksudnya, kalo aku nih.. aku nggak mau dong, orang masih kecil aku jualan rujak, sampe dia gede, dah sukses, aku masih jualan rujak.. Gile.. kayaknya kok gak maju-maju.. Sejujurnya ini bukan sebuah pencapaian yang membanggakan buat aku.

Sejujurnya, aku takut stuck di suatu tingkatan kehidupan. Aku pengen terus melakukan progresi dalam tiap tingkatan kehidupan yang kulalui. Nggak bisa gitu gitu terus dong. Makanya ni lagi giat meningkatkan diri.. Yeah, mungkin emang nggak enak sih, mesti keluar dari zona nyaman, tapi mana ada sih kehidupan yang berhasil tanpa didahului dengan kesukaran..

Memang lebih enak kalo kita bisa terus tinggal di zona nyaman, tapi kalo terus jadi terbuai dengan keadaan itu.. please deh.. it’s not my style! Aku pengen terus bertumbuh dan meningkat, harus ada progresi entah dalam suatu bidang kehidupan tertentu dalam hidupku. So far sih, masih buanyaaak banget kebiasaan buruk dalam diriku yang ‘belum sempat’ terbuang.. (hehe istilahnya itu, lho, belum sempat..). Dan, aku jadi menyadari bahwa nggak semua kesukaran yang kita hadapi itu buruk. Ada juga kesukaran yang emang dirancang agar kita bertumbuh.

Kadang aku juga merasa nggak tahan dengan kesukaran itu. Rasanya nggak tahan lagi di’expand’ oleh keadaan (yang terjadi atas seijin Tuhanlah pastinya..), tapi aku bersyukur aku punya Tuhan yang tinggal dalam diriku. Kadang aku merasa bahwa keadaanku sangat menentukan, talentaku, impiaku, atau apapun yang ada di sekelilingku akan menentukan masa depanku, ternyata semua itu bukanlah a big deal. Yang lebih penting adalah kehadiran Tuhan dalam diri kita. Itu jauuuh lebih penting dari apapun juga. Itu juga membuat kita jadi punya potensi yang luar biasa, yang seringkali kita lupakan.

Yeah, untung saja pencerahan datang tepat pada waktunya. Menurut aku hampir terlambat, sih, tapi kan semua itu ada dalam waktunya Tuhan. Apa yang menurut aku terlambat mungkin malah sangat tepat bagi Dia. Hmhh.. No comment, deh.

Aku berusaha aja untuk nggak terlalu banyak mengeluh, ngomel, ngoceh dan ngedumel nggak jelas tentang keadaanku. Walaupun kata orang hidupku nyaman (yeah, itu kan kata orang.. Banyak dari mereka -katanyaa- mau bertukar kehidupan dengan aku.. hoho.. gak tau aja.. gak menjalani aja.. Kalo dah menjalani baru ngerti deh gimana nangis darahnya aku.. hehehehe), ada hal-hal yang sebenarnya nggak nyaman banget dengan segala kenyamanan tersebut buat aku. Nggak tahu kalo buat orang lain ya.. kan tiap orang beda..

Mungkin inilah salib yang harus kupikul. Mungkin ini beban dan pergumulanku. Kalo hidupku enak terus, nggak pengen masuk sorga deh, tinggal aja terus di bumi ini, nggak mau mati kalo bisa! Tapi dengan segala hal yang harus kuperjuangkan tersebut, aku tahu bahwa Tuhan tidak meninggalkan aku. Justru Dia sedang melakukan apa yang diperlukan untuk memperkuat bagian-bagian dimana dianggapNya aku masih lemah..

Yeah, Dia Tuhan. Dia tahu apa yang diperbuatNya. Biarlah dilakukanNya padaku apapun yang dianggapNya baik, sehingga apapun yang terjadi, aku nggak akan menyalahkan keadaan, tapi meyakini bahwa semua itu adalah rencana Tuhan..

Blessed be The Name of The Lord!

 

Misteri Tetesan Darah di Mana-Mana June 30, 2009

Filed under: curhat — krisgp @ 3:16 am
Tags: , , ,

Tau gak si, baru tadi aku sadar kalo Velve anjingku lagi yie ching (datang bulan). Padahal dia kaan.. masih kecil.. Emang sih, waktu dateng ke sini enam bulan lalu aku gak tau berapa umurnya, tapi diliat dari bulunya sih, masih kecil banget, ah!

Tiba-tiba aku bingung kok jadi banyak tetes darah di mana-mana.. Di bed cover, di lantai, di keset, di sofa.. ternyata .. Velve anjingku sudah beranjak remaja!

Hmhh.. apa emang anjing2 sekarang sangat cepat tumbuh dewasa, yaa..

 

Dog Lover! June 25, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 10:28 pm
Tags: , , ,

Aku emang seorang penyayang binatang, terutama anjing.

Beberapa hari yang lalu, aku sempat sedih banget waktu nonton Oprah di Hallmark. Episodenya adalah tentang anjing. Ada yang lucu, imut, pinter, macem-macem deh. Tapi, yang bikin miris, ternyata di Amrik juga banyak anjing yang nggak terurus. Ada beberapa peternakan anjing besar di sana yang sama sekali nggak merawat anjing-anjing mereka. Ada yang ditaruh di kandang bersama 12 anjing lain, ada yang nggak pernah kena matahari, ada yang dianiaya, ada yang dikasih makan makanan basi, pokoknya menyedihkan dehh!!

Gila ya!

Bahkan ada yang ditegor sama Dinas Hewan karena anjing mereka berkutu dan disarankan untuk membawa anjing2 tsb ke dokter hewan. tapi karena gak mau keluar duit, mereka memilih untuk menembak 80 ekor anjing mereka.

Ya ampuuuunnn.

Kok ada ya yang bisa setega itu sama anjing ..

Ada yang anjingnya ditemukan nggak sadar di balik sofa karena teraniaya. Ada yang kaki anjingnya dipotong dengan gunting tipis karena kesangkut di pintu kawat. Bukannya kawatnya yang dipotong. Ada yang buta. pokoknya kasiiiiiiaaaaaaannn banget!

Hihh, mo marah banget liatnya. Kalo aku di Amrik, pasti aku ikut deh membela anjing2 itu.. Entah mengapa aku ini seorang pecinta anjing sejati. Bahkan, mungkin lebih cinta anjing ketimbang manusia.

Hehehe.

Percaya deh, memelihara anjing itu memperkaya hidup kita. Karena bagaimanapun, anjing bisa menyayangi kita tanpa syarat, bikin kita ketawa, bikin kita jengkel kadang, tapi juga bikin kita gemeessss karena kelakuan mereka yang nggak ada habisnya untuk diceritakan!

Diberkatilah kiranya setiap anjing di dunia ini.

Dan pemilik yang menyayangi mereka.

Dan thanks God sudah menciptakan anjing-anjing yang lucu-lucu.

Amen.

 

Who Am I? June 25, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 9:58 pm
Tags: , , ,

Hehe, kayak judul filmnya Jackie Chan aja..

Aku lagi mempertanyakannya sama diriku sendiri. Who am I indeed? Aku bingung soalnya. Apa just a wifey? A daughter? A sister? A cousin? An auntie? A friend? That’s it?

Hmghh..

Aku sempet nanya gini ama suamiku ‘Aku mo jadi artis aja, ah. Capek jadi orang biasa.. Cocok gak gw jadi artis?’

Kata suamiku ‘Nggak deh. Nggak banget. Wong suka males ketemu orang gitu, mo jadi artis. Tar kalo lagi sedih trus harus jumpa pers, gimana? Bisa-bisa digosipin lu lagi masuk rehabilitasi, lagi…’.

Hehehe.

Emang sih, aku tuh kayak kura-kura.

Serius. Santai. Dan suka sembunyi kalo ada apa-apa. Bukan takut ato apa. Tapi males aja nemuin orang. 1000 kali lebih milih main sama Velve di rumah ketimbang jalan ke mall cari hiburan. Please deh..

Matiin handphone. Nggak buka-buka email.

Sort of deh.

Kalo gw lagi begini, please jangan mendekat.

Serius.

Bisa ditelan hidup-hidup lo!

Karena selain kura-kura, aku juga buaya!

Hehehe.

Bukan buaya darat tapi..

Balik ke pertanyaan tadi, who am I?

Siapa yaa?

Tau, ah..

 

Paco Akhirnya Pulang Ke Sorga! June 8, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 1:05 am
Tags: , , ,

Paco akhirnya pulang ke sorga. Setelah sakit selama hampir seminggu, akhirnya dia pulang ke sorga.

Aku sediiih banget.

Paco itu begitu manis, setia, nggak macem2 dan lucu.

Dia nggak mau makan beberapa hari, sampe aku berusaha masukin makanan lewat suntikan. Terakhir, dia gak mau buka mulut. Waktu kupaksa masukin makanan (kaldu doang sih), dia nggak mau nelen. Aku sediiiiiiih banget.

Yang aneh, waktu dokternya kuminta nginfus, dia balik tanya apa anjingnya masih bisa jalan. Waktu kujawab iya, katanya nggak bisa, karena anjing harus dalam keadaaan tidur biar gak susah. Eh, begitu anjing udah gak bisa jalan, ya udah lemeslah.. Gimana sihh.. entah dokternya takut digigit ato gimana..

Paco, rest in peace yaa..

Kasian kalo dia hidup pun mungkin dia nggak bahagia karena rumah kami gak ada halamannya, jadi dia suka dikurung dan cuma bisa bebas berkeliaran (keluar rumah) di malam hari, karena tetangga di sini gak pada suka anjing.

Thanks ya Paco.. Gimanapun anjing2ku banyak sekali mengajarkan arti persahabatan, kesetiaan dan cinta yang sangat banyak buat aku..

I owe y’all, guys!

paco2

Ini a little tribute buat Paco yang manis, coklat, ganteng dan hebat!

Keren nggak? ^^

 

Paco Sakit! May 30, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 10:05 pm
Tags: , , , ,

Aku lagi sediiiiiiih banget.

Paco lagi sakit. Kata dokter, distemper. Tapi setelah baca gejala2nya di internet, kayaknya bukan deh. Dokternya cuma nebak doang kayanya.

Gara-garanya, dia gak mau makan. Beberapa hari ini emang makannya susah, tapi masih mau. Baru kemaren dia bener2 gak mau. Duuuuhhhh, sedih banget, deh.

Bukan apa, aku tuh masih trauma kehilangan anjing2ku tersayang. Walaupun dah berkali-kali ditinggal pulang ke sorga oleh anjing2ku tersayang, masih aja berasa sakitnya di hati..

Pertama, Molly. Dia meninggal karena sakit dan tua. Gak mau makan sama sekali selama dua minggu. Besoknya, Blanca, anjingku yang paling putih, manis, nurut dan pintar, menyusul. Kemungkinan Blanca ketularan sakit dari mama Molly. Aku berkabung selama seminggu buat kedua anjingku ini.

Waktu itu Madeline, anjing cewek satu2nya, ikut2an sakit. Tapi karena dah ngerti cara penanganannya, aku jadi lebih hati2 dan telaten ngasih obat. Alhasil, Madge selamat, masih hidup dan sehat, segar bugar sampe sekarang.

Abis itu Chiste. Dia emang agak stress waktu kami pindah rumah. Sekujur badannya gatel-gatel. Dari semua orang di rumah, cuma aku yang paling betah nungguin dia karena dia tuh emang bauuuu banget karena penyakitnya. Tapi karena sayang, aku bisa tuh menyayangi dia, bersihin badannya pake Rivanol dsb. Waktu akhirnya dia pulang ke sorga, aku sms ke temen2 deketku menyatakan bahwa Chiste Valentina telah meninggal dunia. Dan ada beberapa temen yang nggak ngeh bahwa Chiste itu nama anjing. Kirain siapaaa, gitu..

Yang paling menyedihkan adalah waktu Dolce meninggal. Dia ini anjing kesayangan aku. Bulunya putih, sombongnya minta ampun, gak mau main becek2, kotor2, dan merasa high level dibanding sodara2nya (baca: para anjing) yang lain.

Beberapa minggu sebelum aku menikah, dia emang dah gak mau makan. Makannya sedikiiit banget. Padahal, Dolce ini rakuuss banget. Pernah, dia makan nasi putih doang satu baskom penuh, jatah makan semua anjing satu hari. Jadilah sang penjaga anjing marah2 karena dia terpaksa harus masak nasi lagi hehehe. Trus pernah, kami bawa ayam goreng sebungkus, karena abis dari manaa, gitu. Entah gimana, si Dolce masuk ke rumah dan bawa lari semua ayam goreng tersebut. Kami baru ngeh besoknya. Waktu dicari, mana ya ayam goreng2nya? Gila, ada 10 potong kali. Ternyata dah ludes semua dimakan sama Dolce!

Pernah juga waktu kami mo panen mangga di halaman samping rumah, tiba-tiba mangganya hilang. Padahal belum lama diturunin dari pohon pake kantong plastik gede. Selidik punya selidik, ternyata ada di rumahnya Dolce. (Dolce punya rumah kecil di halaman belakang yang suka dipake nyembunyiin makanan dll). Ya ampyuun, dia tuh bisa gitu naik tangga (ada besi yang bentuknya kotak2 kayak tangga yang bisa dinaikin di deket pohon mangga) dan turun lagi sambil bawa sekantong plastik gede isi mangga di mulutnya!

Beberapa hari setelah aku menikah, sakitnya semakin parah, gak mau makan dan lemeeees banget. Aku kasian ngeliatnya. Kata dokter sih ada harapan hidup karena dia masih lincah kalo diajak jalan2, tapi badannya udah kurus. Tepat seminggu setelah pernikahan kami, dia meninggal. Sekarang dia sudah tenang di sorga para anjing..

Duh, Paco. Bertahanlah, nak. Aku agak sebel karena kemaren dokternya gak bawa obat infusnya. Padahal kan dia tahu bahwa si anjing gak mau makan. Hmghhh.. Mungkin harus nyari dokter hewan yang lebih ahli, nih..

Yeah, beginilah hidup..

Dibilang kapok, agak kapok melihara anjing. Bukan apa, kalo mereka sakit, duuhh, sedihnya minta ampun! Tapi kalo sehat, lucuuuu and nggemesiiin banget!

Hmghh..