Just Kristine

Blogging, Cara Gw Bertahan Hidup…

Twitter Story July 31, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 9:49 pm
Tags: , ,

Tau gak sih.. kemaren2 kan aku ganti username di Twitter.  Truzz.. lupa gak ganti username di widget yang di sini. Waktu kuperhatiin tadi, karena sibuk bales komen, lho kok tweet tweetnya bunyinya aneh.. kayaknya gw gak pernah nulis gitu dehh.. Karena penasaran kuperiksalah link-nya. And.. nyata, linknya menuju ke orang yang make username yang barusan kuganti: krisg. Hahahaha… bego banget gak sih.

Untung aja orangnya gak masang foto yang aneh2.. bisa jadi tertuduh deh gw..

 

What’s Your Spiritual Gifts July 11, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 1:38 am

What’s Your Spiritual Gifts : http://ping.fm/hO41F

 

Pengalaman July 10, 2009

Kalo lagi terinspirasi gini nih.. punya berlembar-lembar postingan untuk diceritakan.

Minggu lalu, entah lagi cerita apa sama seorang bapak (bapak yang berjiwa muda sih..), dia bilang gini ‘Kamu nggak ngalamin yang aku alami sih.. Hidupku ini keras sekali, tau.. Susah, miskin, orang tua sibuk, kami nggak keurus.. Pokoknya hidupku keras banget deh! Kamu mah nggak ngalami yang kualami jadi nggak ngerti..’.

Aku langsung dapet pencerahan. Pantesan mukanya sangar. Plus, susah senyum. Asli. Kalo gak kenal, pasti serem deh liatnya. Tapi kalo dah akrab, asyik sih. Kata istrinya, ‘hatinya keras kayak batu, susah berubah. Susah memaafkan. Susah deh sifatnya..’. Aku jadi ngerti. Ya iyalah, wong waktu kecil hidupnya keras gitu. Paling nggak waktu dewasanya, dia menyatakan gimana dia dibesarkan.

Bicara tentang masa lalu memang nggak ada habisnya. Aku juga sempat ngomong gitu ke salah seorang temenku yang sukaaa bener mengeluh tentang hidupnya. “Duuuh, lu gak ngerti aja gimana hidup gw. Kalo tau dan ngalamin sendiri, bisa nangis darah lu!’ kataku gemes. Abis, baru kena omongan dikit, sediiiihnya minta ampun. Sakit hatinyaaaaa minta ampun. Yaa.. gitu sih. Aku juga padahal gak ngalami yang dia alami hehe.. Jangan jangan kalo ngalami, nangis darah juga gw..

Maksudnya, kita suka ngerasa bahwa masalah kitalah yang paling berat, persoalan kita, penyakit kita, semua itu yang paling berat Padahal, dibandingkan dengan orang lain, apa yang kita hadapi mungkin nggak ada apa-apanya. Tapi satu hal yang kita perlu yakini, bahwa tiap pengalaman menorehkan suatu keunikan dalam kepribadian kita. Pengalaman yang paling membuat kita terluka bisa jadi pengalaman yang kita paling butuhkan untuk menolong orang lain terlepas dari pengalaman yang sama dengan kita. Siapa lagi yang bisa menolong kalo bukan yang pernah mengalami?

Aku juga tadinya suka menyalahkan keadaan. Orang tuaku, lingkungan, sekeliling.. tau deh gimana orang kalo dah ngedumel.. Tapi sekarang aku ngerti banget bahwa nggak pernah ada yang salah dengan pengalaman kita. Yang salah mungkin apa yang kita pilih. Kita bisa hidup susah dan memilih untuk berbahagia. Kita bisa dikatain orang tapi tetap berpikir positif. Kita bisa dijauhi orang dan asyik-asyik aja. Selama sumber kebahagiaan kita letakkan pada sekeliling, kita nggak akan pernah bahagia. Kebahagiaan kita itu terletak pada apa yang kita miliki dan bagaimana  kita mempergunakannya untuk mengelola hidup kita.

Mengalami sesuatu mungkin bukan pilihan, tapi meresponinya adalah suatu pilihan yang bisa kita ambil dengan keputusan yang matang dan pemikiran yang terencana tentang hari depan. Hidup bukan hanya tentang hari ini, sob. Bukan juga tentang masa lalu. Apa yang kita pilih hari ini, berpengaruh sangat besar pada hari depan kita. Jika hari ini kita menyalahkan keadaan, sampai kapanpun kita akan tetap menyalahkan keadaan. Jika hari ini kita belajar sesuatu tentang kehidupan, hingga kapanpun kehidupan akan mengajari kita tentang banyak hal..

Aku berdoa semoga kita semua dianugerahi Tuhan kematangan dalam berpikir dan kemampuan untuk memilih yang terbaik dalam hidup. Hidup memang keras dan seringkali nggak adil, tapi masih baik untuk dijalani kok.. ^^

God bless everyone!

 

July 10, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 2:51 am

Jesus Is The Only Way, No Ifs And Or Buts (http://ping.fm/2SD7x)

 

The God of the Broken Hearted July 10, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 2:47 am

Our God is The God of the broken hearted!

From: http://ping.fm/xHP1A

 

Bingung: Bahagia Apa Susah Yaa? Gak Jelas!! July 10, 2009

Filed under: curhat — krisgp @ 2:15 am
Tags: , , ,

Kalo semua keputusan di seluruh dunia ini tergantung sama kamu, apa yang harus kamu lakukan?

Hmghh.. pasti bingung deh, gak ada ide mo ngapain. Gile aje, seluruh dunia tergantung sama kita?

Oke, aku gak ngalami yang kayak gitu sih. Siapa lagi yang mau mempercayakan keputusan2nya kepadaku heheh.. Tapi, yang kualami ini berhubungan dengan apa yang namanya tanggung jawab. Sejujurnya, blog ajaibku My Life’s Journey (gw bangga banget sama blog ini anyway!) punya lumayan banyak follower. Memang ini sesuatu yang membahagiakan sekaligus membanggakan (iya dong..). Apalagi followernya bukan kelas ecek-ecek, tapi dari Inggris, Australia, Amrik, dan nggak tahu lagi deh dari mana! Masalahnya adalah, kalo aku lagi nggak mood nulis, pasti tulisanku kacau balau, apalagi bahasa Inggris kan grammarnya njlimet gitu. Aduuuuhhhh.. Sempat, pengen kudelete aja blog itu karena waktu itu lagi depresi berat, ngerasa nggak tau mo nulis apa. Aku berprinsip, kalo gak tau mo ngomong apa, jangan ngomong apa-apa. Kalo gak tau mo nulis apa, jangan nulis apa-apa, pasti kacau. Kamu harus setuju sama saya dalam hal ini! (maksa!).

Kadang, kalo nggak nulis, ditanyain ama salah satu dari mereka kenapa nggak update blog, padahal aku emang bener2 nggak punya ide mo nulis apa. Tapi ya balik2 aku mengingat tanggung jawab dan kepercayaan yang sudah diberikan kepadaku. Oh my.. kalo kamu liat blog2 mereka.. keren-keren deh. Isinya juga nggak cuma share keseharian mereka, tapi bener2 menginspirasi menurut aku. Nggak tahu apa yang bikin mereka mau jadi follower gw.. Apa sih yang menarik dari blog dodol gw itu? Kadang aku kasian plus nggak enak kalo mereka nggak dapetin apa-apa dari blog ajaib itu. Tapi ya.. karena mereka menganggap aku punya something to say,  itu membuatku terpacu untuk memberikan sesuatu untuk dibaca buat mereka. Emang kita semua butuh tantangan seperti itu kali yee..

Hmghhh.. doain aku ya guys. Walaupun hanya lewat blog, aku berharap ada sesuatu yang bisa menginspirasi tiap orang yang membacanya. Kalo aku gak posting apa-apa, percayalah itu karena aku memang nggak punya apapun buat ditulis. Baca lagi deh prinsipku, kalo nggak punya apapun buat dikatakan, jangan katakan apapun. Kadang heran sama orang2yang berharap kita ngomong banyak. Ngapain kita ngomong hal2 nggak jelas yang bisa berakibat nggak enak sana sini? Bener gak? Lebih baik nggak bicara dan nggak posting deh.

Jadii.. balik lagi ke pertanyaannya tadi: seneng apa susah yaa punya banyak follower?

 

MJ In Memoriam July 10, 2009

Dunia berkabung karena kematian Michael Jackson. Yeah, nggak bisa dipungkiri dia emang seorang King of Pop yang disebut-sebut nggak bakal ada yang menyamai. Ya iyalah.. :) .

Sejujurnya, aku bukan fans fanatik MJ, tapi ngerasa punya bond yang kuat sama dia, karena duluuuu, kalo udah mulai stress, bete ato bad mood, suka kabur dari rumah, ngelariin mobil kenceng2 sambil muter kasetnya dia, Dangerous. Ampun dah..

MJ memang fenomenal. Aku kagum sama dia karena dia memang menginspirasi banyak orang. Sebagai musisi kulit hitam pertama yang tampil di MTV, terang aja dia membuka pintu bagi banyak orang kulit hitam yang saat itu masih dianggap kelas dua di Amrik. Wow..

Terus, waktu tahun 8o berapaa gitu, waktu dia cuma dapet 1 Grammy, dia menangis dan bilang sama LaToya kalo dia bakal dapet Grammy2 lain dan jadi orang yang paling banyak menjual album dalam sejarah permusikan Amerika. Dan.. terbukti sih. Dia berhasil menjual album terbanyak sepanjang sejarah. Berapa? 107 juta copy? Eww.. berapa aja royaltynya ya? Hehehe..

Lagu-lagunya memang banyak yang menginspirasi. Liat aja The Earth Song dengan pertanyaannya ‘How about us?’ yang bikin orang merenungkan what have we done to the world. Juga Heal The World yang bikin merinding.  Perhatiin deh liriknya ‘If you care enough for the living, make a better place for you and for me..’. Belum lagi nge-dancenya yang asyik banget. Aku selalu suka liat cowok yang jago menari hihihi.. Nari apa dulu..

Dunia menyayangkan kepergiannya. Padahal, dia berencana mo bikin konser akbar. Yaa.. kita emang nggak bisa memprediksi berapa lama kita akan hidup. Seorang superstar aja bisa mati. Seorang Lady Di juga bisa mati. Seorang Einstein juga mati. Ini membuktikan bahwa hidup manusia memang seperti bunga rumput, yang suatu saat akan layu. Saat kita di atas, kita perlu ingat bahwa semua yang kita punya, kita terima dari Tuhan. Nggak ada alasan jadi sombong dan nggak napak bumi. Sebaliknya, ketika kita berada di bawah kita juga jadi melihat bahwa kita nggak berkuasa bahkan atas kehidupan kita sendiri. Yang terbaik adalah berfokus pada apa yang kita miliki, mengolahnya menjadi sumber daya yang berguna, dan jadi yang terbaik versi kita. Nggak perlu pake topeng dan meniru orang lain. Toh setiap orang diperlengkapi dengan keunikan untuk menjadi dirinya sendiri.

Michael Jackson sudah membuktikan dan memaksimalkan hidupnya. Walau mungkin di akhir hayatnya -well, kita nggak tahu apa yang terjadi- dia meninggal dengan menyedihkan. Bahkan konon, seringkali sesaat sebelum naik ke panggung dia menangis karena depresi dan menyandarkan diri pada berbagai macam obat untuk membuatnya merasa rileks. Dia juga bukan orang yang sempurna (kalo dia emang perfect, nggak mungkin Lisa Marie dan Debbie Rowe minta cerai dong.. Hehe, ngomongin Debbie Rowe, jadi inget sohibku Deby yang sukaa banget menyebut dirinya Debbie Rowe.. atau Deby Martin karena kita berdua lagi kesengsem sama Ricky Martin waktu itu! ”,)).  Tapi gimana pun, karya-karyanya patut dikenang ..

How about us? What have we done to the world?

 

Chemistry July 6, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 2:52 am
Tags: , , , , ,

Yang namanya chemistry emang magical.. Nggak bisa dibikin-bikin, dijelaskan, diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya, kalo kita bilang chemistry sedang bekerja, ya that’s it deh. Nggak bisa diperdebatkan!

Well, aku nggak tahu kenapa tiba-tiba inget sama kisah ini. Terjadinya beberapa tahun lalu. Ada seseorang yang katanya benciiii banget sama aku. Mungkin maksudnya bukan benci, cuma kesel aja kali ya, karena katanya waktu pertama kali dia lihat aku, lagi di antrian makan acara apaaa, gitu (malu-maluin gak sih. Ketemuan di mana kek.. -smile-). Aku berdiri di tempat di mana dia mo ngambil makanan. Eh, udah bilang permisi, permisi, akunya tetep aja gak bergerak. Jangankan bergerak, noleh aja enggak katanya. Nyebelin banget gak, sih.

Hihihi.

Beberapa waktu kemudian, kita ketemu lagi di acara lain. Semacam fellowship atau training apaa, gitu. Dia sempat masih sebel gitu. Trus, entah gimana kita masuk dalam kelompok yang sama, jadi mau nggak mau harus saling kenal deh. Daan, dimulailah kisahnya. Setelah kenal, barulah dia tahu ‘the real me’. Katanya ‘Kamu ternyata nggak sombong-sombong amat kok ya..’. Sombong? Sombong dari Hongkong? :) .

Jadilah dia cerita asal muasal dia menilai aku sombong. Well.. setelah harus melalui banyak hal bersama sebagai kelompok, jadilah penilaian dia berubah total. Dari yang gak suka jadi simpati (ni menurut gw sendiri..). Kami share banyak hal di sana, dan setelah acara selesai beberapa hari kemudian kami bertukar nomer telp. Buat aku, itu something ordinary. Walaupun ngakunya so private and personal, aku juga suka make friends, kok.. :) .

Entah gimana, beberapa waktu kemudian, alamak.. dia telfon aku personally and bla bla bla akhirnya dia mengaku bahwa orang tuanya sudah siap menyambangi rumah kami buat melamar aku! Ooouugghhh.. mo pingsan banget gak sih.. Sejujurnya, dia emang ganteng sih, putih, baik hati, orang tuanya cukup terpandang. And.. dia udah punya segalanya. Kalo mau aja, aku udah tinggal kipas-kipas deh, gak repot-repot dengan urusan bla bla bla dsb. Mungkin, dia punya everything a woman wants deh! Tapi gimana yaa.. chemistrynya nggak dapet sih..

Dengan menyesal I said NO. Bukan apa, gile aje, dia kan gak kenal siapa gw. Gak ngerti gimana gaya hidup gw, asal muasal, sifat and karakter gw.. bisa-bisanya mo ngelamar.. Tar kalo menyesal gimana??? Hmghh.. Trus, urusan pernikahan kan urusan seumur hidup. Duuuhh, nggak berani ambil resiko deh.. Mungkin dia kena karma kali yee, sebel sama orang baik kayak gw, akhirnya kesengsem.. hehehe.

PS: Kok jadi curcol, yaa.. -big grin-.

Kalo kamu lagi berkutat dengan urusan memilih jodoh, here some suggestions..

1. Cari orang yang chemistrynya ‘dapet’ (sorry kalo bahasanya kacau.. chemistrynya dapet.. apaan tuh? -smile-)

Pokoknya kamu merasa klik dengannya dalam banyak hal penting, baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan.

2. Pasanganmu haruslah benar-benar punya visi yang sama untuk masa depan.

Trust me. This is really important. Kalo nggak, kalian nggak akan bisa sejalan nantinya.

3. Selain saling mencintai, lebih baik pilih orang yang mencintaimu daripada orang yang kamu cintai.

Walaupun yang namanya cinta itu identik dengan pengorbanan, tapi alangkah menyakitkannya jika kamu maksa hidup dengan orang yang kamu cintai namun nggak pernah mencintaimu..

4. Pertanyakan apa saja yang bisa dan tidak bisa kalian kompromikan.

Pikirkan : apa saja yang berani kamu korbankan untuk pasanganmu? Kalo kamu nggak berani mengorbankan sesuatu yang penting untuk kebersamaan kalian (karir misalnya) lebih baik jangan, deh. Tapi, jangan pernah korbankan HAL-HAL PRINSIPIL dalam hidupmu, seperti iman/kepercayaan, hubungan dengan orang tua, persahabatan, nilai-nilai, karakter dsb demi siapapun. Hal2 itu jauh lebih bernilai daripada sekedar cinta!

5. Diskusikan pandangan kalian mengenai arti perkawinan.

Apakah hanya ingin melanjutkan keturunan, menyatukan 2 perusahaan, atau menjalani hidup dengan seseorang yang benar-benar berarti. Jika hal ini nggak dibahas dari awal, bisa-bisa banyak masalah nantinya. Tar kamu pengen langsung punya anak, pasanganmu masih sibuk dengan impian2nya, bakal berantem kan jadinya..

6. Memasuki pernikahan itu ibarat membuka kotak Pandora. Kamu bisa menyesal melakukannya!

Ibarat kotak Pandora yang bikin penasaran, kita semua begitu terbuai dengan kisah-kisah yang berakhir dengan ‘… and they live happily ever after..’. Padahal, kita nggak tahu apa-apa tentang pernikahan yang sesungguhnya. Bagi banyak orang, menikah itu menyenangkan karena bisa berbagi kehidupan dengan orang yang kita cintai. Tapi bahkan cinta pun bisa luntur, makanya kita harus benar-benar memperhitungkan ‘untung-rugi’nya bukan hanya untuk 1-2 tahun, melainkan seumur hidup kita!

7. Jangan ikut paksaan untuk cepat-cepat menikah.

Kita bisa kok be single and be happy. Yang keburu-buru itu biasanya kurang perhitungan. Kalo dulu seseorang harus menikah pada usia tertentu, sekarang mah asyik-asyik aja kali. Toh sudah ada kesetaraan gender. Bukan jaman wanita untuk tinggal di rumah dan mengurus rumah tangga. Juga kewajiban pria nggak hanya cari uang, tapi juga pada soal-soal rumah tangga yang sepele, lho.. Ini yang namanya pergeseran nilai-nilai sosial..

8.Pasanganmu haruslah seorang yang benar-benar bisa membuatmu jadi diri sendiri

Jika saat bersamanya kamu jadi jaim, selalu ingin menampilkan yang terbaik dari dirimu, percuma diteruskan deh. Buat apa? Kamu hanya akan membohongi dirinya dan dirimu sendiri. Padahal kita tahu bahwa kebohongan bukanlah landasan dari hubungan yang kokoh, bukan?

9. Berdoalah agar kamu dapat pasangan yang nggak hanya baik, tapi yang terbaik.

Kamu bisa memilih pasangan yang baik atau sangat baik, tapi segala yang terbaik itu datangnya dari sorga. Jadi untuk mengambil keputusan dalam hal ini, mintalah hikmat pada Tuhan. Jika sampai kini yang terbaik belum juga datang, mungkin saatnya saja yang belum tepat.

Yeah, ini sedikit suggestion dari saya. Hihihi, kayak penasehat asmara aja ya gw.. Bukan gitu sih, hanya pengen berbagi saja hal-hal yang sudah kualami dengan siapapun yang belum -namun pengen- mengalaminya.

Semoga bermanfaat! ^^

 

Don’t Judge A Book By Its Cover July 6, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 1:10 am
Tags: , , , ,

Pepatah ini emang bener banget, walaupun dalam kenyataannya hampir gak mungkin.

Seorang teman, yang bekerja di sebuah toko buku yang punya penerbitan sendiri bilang bahwa cara mereka memilih buku adalah dengan melihat cover-nya. Masalah isi nomer dua, yang penting cover menarik, mereka akan ambil. Aku tau banget karena dulu sempet berencana mengirim naskah bukuku ke penerbitan tersebut.

Yeah.. pepatah emang klise kadang..

Tapi nggak sepenuhnya salah sih. Pernah, aku beli buku murah (cuma sepuluh ribu kalo gak salah), di sebuah toko buku murah di daerah Pasar Festival (buku bekas kali yee, tapi masih bagus banget, asli!). Sampulnya biasaaaaa banget, gak ada keren-kerennya, tapi isinya.. whoo hoo.. inspiring banget!!!!

Demikian juga kadang kita menilai orang. Kita melihat tampak depannya dan langsung men-judge ‘isi’nya. Padahal seringnya, tampak luar nggak sepenuhnya menyatakan apa yang ada di dalam. Memang apa yang ada di hati akan terpancar keluar. Tapi kan kita manusia yang kompleks..  jadi gak bisa disama-ratakan gitu aja dong..

Selain melihat tampilannya, mungkin kita juga perlu mengerti apa latar belakang seseorang sehingga dia bersikap demikian. Walaupun sejujurnya.. susye bener untuk melakukannya. Ada orang-orang yang suka membingungkan cara berpikirnya. Kalo ngomong nyakitiiiin mulu, sikapnya nyebeliiiiiin melulu. Tapi, setelah ditelaah (bukan diterawang! -smile-), ternyata di dalam hatinya orang itu menyimpan luka / terbiasa disakiti.

Bener kata Rick Warren : Hurt people hurt people.

Jadi, kalo ada orang yang sering nyakitin kita, belum tentu dia bermaksud demikian. Bisa jadi itu karena akumulasi luka dalam jiwanya yang belum selesai dibereskan. Jangan buru-buru benci, marah atau kesel kalee. Lebih baik kasihani orang itu, karena dia memang patut dikasihani. Di balik perkataan atau perlakuan yang menyakitkan, biasanya ada hati yang terluka..

Kalo kita cuma bisa benci dan sakit hati sama orang-orang yang kayak gitu, yang ada kita hanya akan berputar dalam lingkarannya. Pada lain kesempatan, kita akan menuntut hutang emosional yang orang-orang itu lakukan pada kita. Dan kita akan bersikap persis sama dengan mereka yang telah menyakiti kita. Jadi, apa bedanya kita dengan mereka?

Please deh.. untuk hal-hal seperti ini, kita memang harus mengalami yang pahit-pahit dulu untuk bisa mengambil hikmahnya. Sebelum kita disakiti, dan sebelum kita dipulihkan dari rasa sakit itu, kita belum mengetahui apa-apa tentang kompleksitas kehidupan manusia..

Trust me!

 

Are You Twittering, Too? July 4, 2009

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 11:37 pm
Tags: ,

I’m now on Twitter. Are you twittering, too? :)

Jadi member sejak awal 2008 yang lalu tapi gak aktif. Kemaren2 baru buka Twitter lagi and found myself drowning into this wave..

Komunitas Twitter lebih asyik buat aku. Nggak cuma bisa bertukar status, tapi bisa tahu what’s indeed on ones’ mind. Kebanyakan orang yang aku follow emang orang-orang yang rajin update status dengan kalimat-kalimat yang sangat encouraging and inspiring. Ketimbang Facebook, aku prefer Twitter karena lebih private and personal. Kalo di FB, duuuhh.. kita ngomong gini dikit, langsung dapet komen ini itu dsb, deh. Belum lagi tag-tag foto yang ajaib dari temen-temen, yang kadang kita nggak pengen pasang di account kita (hehe, aku juga belajar untuk nggak sembarangan nge-tag orang jadinya..). Buat sebagian orang mungkin menyenangkan, tapi buat aku, duuh, kebanyakan yang nimbrung, nih, jadi gak asyik lagi..

Kalo kamu juga suka Twittering, follow me on Twitter yaa.. ada kan linknya di sebelah (tweet tweet).

Let’s spread the tweet tweet..