Just Kristine

Blogging, Cara Gw Bertahan Hidup…

Cara agar Lebih Bahagia August 23, 2008

Filed under: apa yang sangat kamu ketahui?, hidup adalah perjalanan — krisgp @ 1:02 pm
Tags:

Ada yang harus kuakui dalam hidupku: aku adalah seorang…. Movie mania!

Hehehehe. Gak terlalu mengagetkan ya? Aku sangat movie mania terlebih kalo lagi bete. Abis nonton film kayaknya jadi sedikit bahagia deh. Tapi dengan catatan filmnya harus yang menginspirasi, bagus, dan menghibur. Apalagi kalo pemainnya ganteng-ganteng (ehm!).

Selain itu ini beberapa hal yang kulakukan agar merasa bahagia:

- Nongkrong di toko buku dan … beli buku baru

- Buka koleksi buku-buku yang lama

- Baca blog-blog favorit

- Ngumpul bareng sohib2 tersayang

- Main sama anjing kesayangan

- Makan enak!

- Es krim

- Dengerin Alicia Keys atau Gipsy Kings atau lagu yang pas dengan suasana hati saat itu

- Tidur yang nyenyak

- Menulis jurnal atau blog

Ternyata penting juga loh mencari tahu apa saja yang bikin kita merasa bahagia. Karena, ketika kita lagi sedih atau bete atau tertekan, kita bisa berpaling pada hal-hal yang kita sukai tersebut. Ingat lirik lagu My Favorite Things? ‘When the dog bites, when the bee stings, when I’m feeling sad, I simply remember my favorite things, and then I don’t feel… so bad!’.

Jadi kalo suatu ketika Anda lagi bad mood dan gak tahu harus ngapain, simply remember your fave things and just do it!, kayak iklannya Nike, semoga seperti aku, Anda semua juga bisa melepaskan kepenatan dalam jiwa dengan melakukan apa saja yang membuat Anda bahagia!

 

Bahagia August 20, 2008

Filed under: hidup adalah perjalanan — krisgp @ 9:53 pm
Tags:

Aku lagi hang out bareng sohib2 tersayang, sekaligus browsing.

Tebak di mana?

Alun-alun Kota Tegal!

Sejak beberapa waktu yang lalu, alun2 kami dilengkapi dengan fasilitas hotspot untuk menunjang kelancaran dan perkembangan teknologi. Biar Tegal gak gaptek gitu looh, judulnya… Jadi asyiklah kami menikmati fasilkitas internet gratisan ini.

Abis tadi nyoba hotspot di salah satu hotel berbintang, tapi gak bisa. Sebel…

Yang pasti, aku agak bahagia karena bisa ngumpul bareng sohib2 tersayang. Walaupun tadi waktu mo berangkat agak males2an, tapi pas dah ngumpul asyik2 aja sih rasanya. Padahal juga tadi si Rieska salah satu sohibku hpnya kelindas Kijang Innova dan dia merasa sedih tapi yah akhirnya kami jadi asyik2 aja lagi hehehe. Kami kan emang punya bakat untuk memancarkan energi kebahagiaan keluar dari pribadi masing2 kalo dah ketemu.

Emang bener yah, kalo kita syusye kita bisa berpaling ke sohib2 tersayang untuk menemukan arti kebahagiaan yang sejati.

PS: Gimana ni Riska, kita mo cari dana alagi buat ganti hp kamu yang rusak?

Kita siap kok anyway… hehehe

 

Mandek? No Way!! August 12, 2008

Filed under: Uncategorized — krisgp @ 12:54 am
Tags: , ,

Minggu lalu, waktu lagi nyantai minum di sebuah kedai mungil sambil ngerjain tugas, aku ketemu sama guru SMPku. Beliau termasuk guru yang pelajarannya agak susah dimengerti, makanya aku inget. Ngajarnya PMP, lagi. Gimana mo lupa, sih.. Dan, beliau tetap mengajar hingga kini.

Aku jadi membayangkan. Kasihan juga para guru ini ya.. Bayangin aja, dulu dihormati dan di’dengar’ oleh murid-muridnya, sekarang para muridnya sudah banyak yang berhasil dan ‘jadi orang’, sementara beliau, atau katakanlah para guru di seluruh dunia, ya masiiiih aja jadi guru. Hebat ya ketekunan mereka!

Aku jadi merenungkan hidupku. Aku nggak mau hidup begitu. Bukannya bermaksud merendahkan profesi para guru. Menurutku itu profesi yang sangat mulia. Kalo gak ada mereka, gimana kita bisa dapet kepintaran, coba! Tapi aku pengen hidup dalam progresi. Bergerak maju dan gak stuck di satu tempat. Maksudnya dari dulu, sekarang sampe selamanya gitu gituuu aja terus. Nggak asyik kan! Aku pengen dalam hidupku selalu ada peningkatan. Entah dalam hal yang kecil, yang penting nggak sampe stuck atau mandek. Harapanku sih, mandeknya tar kalo dipanggil Tuhan, baru aku mau benar-benar mandek. Selama ada kesempatan, aku masih pengen belajar dan meningkatkan diri. Jangan sampe aku mengajarkan sesuatu, kemudian orang yang kuajar sampai pada tingkatanku, kemudian bergerak melesat melintasi aku sementara akunya masiiih aja di situ. Well, maksudnya bukan berarti aku gak boleh disaingi atau di’lewati’, hanya aku pengen supaya aku sendiri juga terus bergerak maju. Imanku, pemahamanku tentang sesuatu, pengetahuanku, otakku, sikapku, sifatku, kebiasaan, pemikiran, pandangan, banyak hal dalam diriku harus terus diasah, gak boleh berhenti dan merasa cukup..

Kata John Maxwell, orang yang selalu meningkatkan diri akan lebih sukses ketimbang orang yang merasa sudah cukup. Makanya, selagi ada waktu, yuk meningkatkan diri. Belajar, baca, nonton film bermutu, mengasihi orang lain, mendekatkan diri pada Tuhan, banyak hal bisa kita lakukan kalo kita belum merasa cukup dalam hidup…

Mandek? No way!!!

 

Ternyata… August 4, 2008

Ternyata, menikah itu asyik juga. Sekarang, jadi ada yang bisa meluk tiap malem, ada bahu yang selalu siap jadi sandaran saat pengen nangis sepuasnya, trus.. ada yang bisa dimintain duit kalo aku abis duit hehehehe.

Konon, menikah itu ibarat membuka kotak Pandora. Akan terjadi sesuatu yang gak bisa dibayangkan sebelum kita membukanya. Banyak orang bilang ‘puas-puasin dulu deh masa lajang, jangan keburu menikah. Ngapain? Tar nyesel lo..’ Aku juga sempat gamang waktu mo kawin. ‘Bener gitu gak sih hidup pernikahan itu? Emang bener seperti yang dibilang orang atau hanya issue aja?’

Sekarang, setelah melalui setahun lebih kehidupan berumah tangga, baru bisa cerita deh yang sebenarnya terjadi.. Buat orang yang takut berkomitmen, menikah mungkin gak gampang, tapi buat orang yang siap untuk mengikatkan dirinya dengan orang yang dicintai, asyik-asyik aja kok. Buktinya soal kebahagiaan. Kalo dulu aku –seorang yang individual- sangat mengutamakan kebutuhanku, perasaanku, kebutuhanku, kebahagiaanku, impianku, harapanku, pokoknya semua tentang aku, sekarang semua itu sudah berubah. Semua tentang aku sudah bukan prioritas lagi. Aku lebih condong memikirkan apa yang dirasakan oleh suamiku. Kebahagiaanku bukan lagi kebahagiaan jika suamiku gak merasakan hal yang sama. Perasaan dan pikiranku bukan lagi prioritas jika suamiku punya alasan yang tepat untuk menentangnya. Bahkan, aku rela melepaskan apa yang jadi kebahagiaanku jika orang yang kucintai tak merasa nyaman dengan hal itu.

Mungkin ini terdengar absurd bagi mereka yang merasa berjiwa mandiri dan nggak butuh orang lain, tapi jika seseorang sudah siap membina hubungan dan berkomitmen dengan orang yang dikasihi, percayalah, hal ini sama sekali bukan sesuatu yang impossible dan konyol, melainkan nyata, senyata matahari yang bersinar tiap pagi.

Aku juga tadinya merasa begitu. Ngapain kita harus berkorban buat orang lain? Ngapain kita harus mempertaruhkan sesuatu yang kita hargai hanya karena orang lain tidak setuju? Ada-ada aja.. Tapi sekarang, paradigmaku sudah berubah. Pandanganku tentang hal itu sudah sangat bergeser lebih maju –atau mundur?:)-. Buat aku sekarang ini, apa sih esensi kebahagiaan jika hidup ini tak dapat kita bagi dengan orang lain? Apa sih arti kehidupan yang singkat ini jika dengan orang yang kita kasihi saja kita tak dapat memberikan yang terbaik? Jika suatu saat kita kembali ke sorga, apa yang akan kita tinggalkan pada mereka yang kita kasihi?

Banyak alasan membuat kita mungkin merasa tak cukup untuk berbagi kehidupan. Tapi hidup ini bukanlah milik kita sendiri. Hidup adalah pemberian Illahi yang harus kita pergunakan untuk kemuliaan NamaNya. Mungkin kita nggak cukup baik bagi orang lain. Mungkin kita belum sempurna, tapi jika kita berani mengakui kekurangan kita dan berbagi hal-hal yang menyenangkan dalam hidup, aku percaya kita sudah mencapai tahapan tertinggi dalam kehidupan. Apa bukti kita mengasihi Tuhan selain dengan menunjukkan kasih kita pada sesama? Bukankah dengan demikian kita sudah melakukan prinsip dan hukum kasih dalam hidup ini?

Mungkin ini renungan sederhana yang sangat biasa, namun artinya mengandung paradoks yang membingungkan jika kita tak bersedia menjiwainya dengan sungguh. Bukankah cinta adalah anugerah terbesar dalam hidup? Kita tak perlu mengikuti apa yang orang lain lakukan jika kita tak mau, tapi jika kita melihat teladan yang baik dan bersedia melakukannya dalam hidup, apalagi jika kita sendiri yang menjadi teladannya, alangkah semakin berartinya hidup ini!

PS: Bagi Anda yang berencana menikah, jangan takut, go ahead for it, tapi bagi Anda yang berencana untuk gak buru-buru dan tinggal dalam masa lajang, gak salah juga kok.. Toh apapun status kita, kita tetap bisa merasakan kebahagiaan dan memuliakan Tuhan dengan cara dan pemahaman yang kita dapat secara pribadi..

Have a nice day! J

 

1000 Hal yang Patut Disyukuri (7) August 4, 2008

Dah lama nih gak nge-upload lanjutannya 1000 hal yang patut disyukuri…

Here’s the 7th part…

251. ajaran yang mendidik

252. Orang-orang yang optimis. Percayalah, semangat dan energi positif mereka cepat menular!

253. Setiap orang yang tahu menghargai orang lain

254. Klaapertaart buatan Deena

255. Mulut yang tahu mengucapkan hal-hal yang baik.

256. Kejujuran. Aku paling ANTI dibohongi! Lebih baik tinggalkan aku daripada berteman denganku tapi terus bohong. Maaf banget, deh. Dalam hal ini aku nggak kompromi..

257. Hari ulang tahun (siapa saja yang kukenal).

258. Sate kambing. Apalagi kalo makannya ditraktir pas ada yang ulang tahun. Sedaaaap…

259. Para perokok yang bisa tahan gak ngerokok sembarangan.

260. Sohibku dah pada bisa ber-blogging ria. It’s so fun!

261. Perjalanan kami ke Guci minggu lalu

262. Temen yang punya banyak koleksi permainan yang asyik buat dimainin kalo lagi pada ngumpul tapi bingung mo ngapain

263. Laptop baruku dong!!

264. Tiap orang yang bersedia terlibat kalo diajak melakukan sesuatu yang baik

265. Semua orang hebat yang rendah hati.

266. Cuaca cerah

267. Hari hujan

268. Pantai berpasir putih

269. Jika saja tak ada asap rokok di seluruh dunia ini… dunia mungkin akan lebih sempurna!!

270. Kelapa muda

271. Cokelat, terutama Ferrero Rocher. Love love love it!!!

272. Toko buku di seluruh dunia

273. Pastry shop

274. Semua pastry enak

275. Sifat apa adanya

Hmmh, kayaknya gak bisa nambah lagi, nih. Pikiranku lagi butek banget sehubungan dengan keadaan yang lagi gak bagus-bagus amat ini..

 

Ya Ampyuun!!! August 4, 2008

Filed under: gak penting, hidup adalah perjalanan — krisgp @ 12:00 am
Tags: , ,

Aku kadang bingung melihat sekelilingku.

Berharap sesuatu yang baik terjadi.

Berharap ada contoh yang menarik untuk diikuti.

Tapi nggak ada apapun di sana.

Contohnya malam ini. Kami lagi di warnet karena dina tersayang lagi pengen belajar bikin blog. Tau, apa yang terjadi? Para gamers di sini aduuuh, mulutnya.. amit-amit!

Dikit-dikit ngoceh, dikit-dikit mengeluarkan nama binatang, atau keranjang sampah, atau hal-hal nggak jelas yang sangat gak enak didenger. Terus terang buat aku yang diajarkan untuk membicarakan hal-hal yang baik saja jadi  sangat terganggu. Emang gitu kali ya mulutnya orang-orang yang nggak berpendidikan? Sesuka mereka aja. Hmmggghh..

Oke. Mungkin aku yang bego nyari contoh di warnet.

Hihihi.

Bukan gitu, maksudnya, setiap kali aku memandang berkeliling dan mengharap sesuatu yang baik ya jarang banget dapet, deh. Mungkin kita sendiri yang harus jadi contoh bagi orang lain kali yee.. Jadi kalo orang nggak bisa melakukan seperti yang kita harapkan kita nggak marah, abis kita sendiri juga nggak bisa melakukannya sih…