Hmhhh.. pengen nerusin 1000 hal yang harus disyukuri nih….
101. Hugo kadang-kadang lucu banget dan nggak nakal
102. Suamiku dapet tender baru
103. Proyek baru suamiku untuk bulan depan
104. Karena kecapekan, aku hampir tidur seharian dan gak ada yang protes
105. Dina nggak terlalu cerewet
106. Ketemu temen-temen lama di Facebook
107. Ibu Yin Hwa (salah satu ibu di gereja kami) kalo bikin nastar enaaak banget
108. Dasterku yang banyak banget jumlahnya walaupun ada yang sudah sobek sobek
109. Suamiku nggak marah aku sibuk sibuk terus di depan komputer
110. Nemu website buat menuliskan perkembangan proyek penulisanku
111. Kamus bahasa Inggrisku (lungsuran dari mami) yang umurnya jauuh lebih tua dari aku tapi sangat membantu untuk menterjemahkan. (Kayaknya itu kamus paling lengkap dari semua kamus yang pernah kubaca!).
112. Banyak seleb approve aku as friend-nya mereka di facebook (hehe, norak banget, yah..).
113. Orang-orang yang tahu menghargai (kesehatan) orang lain dengan tidak merokok sembarangan
114. Semua orang yang punya senyuman manis untuk hati yang luka
115. Bolpen kesayanganku
116. Facebook
117. Kalimat indah yang diucapkan tepat pada waktunya (asal bukan basa basi..).
118. Bahu suamiku (hmmm.. ini tempat paling nyaman di dunia!).
119. Semua penulis blog spiritual
120. Bed coverku yang lucu
121. Lagu Above Allnya Michael W. Smith
122. Novel Daddynya Danielle Steel
123. Windmills of Godsnya Sidney Sheldon
124. Jari-jariku yang sangat berguna (hehe iyaalaah..!): bisa buat ngetik, main piano, nulis, mijitin suami, nyisir, massage muka, manicure pedicure, meraba, nyetir, megang sapu, nyuci baju, pegang setrika, berdoa, bikin journal, bikin digiscrap, banyaaaaaaaak deh pokoknya. Kebayang nggak sih, kalo kita gak punya jari????
125. Mataku yang -kata orang-, indah. Bisa melihat dengan jelas, membaca, melirik, main mata, mengintip, nonton TV, mandangin cowok keren (aw aw), nyari sesuatu, menatap keindahan alam, mendhelik kalo lagi marah, melototin anak kecil yang banyak tingkah… Dan kalo capek, tinggal merem!
Bersambung…
Hmmh, kayaknya kali ini 25 aja deh, nggak sanggup nerusin sampe 50. Aku dah ngantuuuuk banget.
Pertanyaan: What are you thankful for?
PS: Terus terang waktu baru mulai, aku nggak terlalu yakin sih, tapi waktu konsen ngerjain satu per satu, aku jadi lebih fokus pada hal-hal baik yang kutemui dalam hidup dan terus-terusan memikirkan bahkan mencari tahu berkat-berkat apa yang kuterima dalam hidupku (paling nggak pada saat itu). Berarti kan, menulis jurnal syukur memang membantu kita jadi manusia yang lebih baik.. Dan kalo bisa sih, mendekatkan kita pada Sang Pencipta dong, karena dari padaNyalah segala berkat itu berasal.
Ikutan bikin 1000 Daftar hal-hal yang harus disyukuri yuuuk…



